WAGs adalah wanita hebat di balik pemain besar

(WIN): Melarang WAGS atau yang biasa disebut sebagai Wife and Girlfriends para pemain bintang sepakbola adalah sebuah tindakan yang tak fair, bagaimana tidak ketentuan melarang wanita untuk mendukung pasangannya dalam sebuah pertandingan bisa dikatakan sebagai tindakan yang kejam.
Mungkin sebagia orang mengira bahwa pernyataan tersebut adalah lelucon belaka. Namun dalam industri sepakbola modern WAGs bisa dikatakan sebagai salah satu pernak pernik dalam stadion yang selama ini identik dengan kaum pria, dan ditengah hiruk pikuk ramainya suporter masih ada pemandangan indah yang bisa menghibur sebagian para penonton yang timnya menelan kekalahan.

"Ini adalah kejam untuk menolak orang kesempatan untuk mendukung pasangan mereka, terutama ketika mereka jauh dari rumah dan di bawah tekanan, apakah kita tak boleh mendapat kesempatan mendukung pasangan kita yang dalam situasi galau tertekan strees akibat padatanya jadwal pertandingan,” sebut salah satu WAGs yang tak mau disebut nama seperti dilansir oleh The Guardian.com.
Hal ini dilakukan para WAGs seiring dengan pernyataan manager timnas Inggris, Roy Hodgson yang telah mneyatakan untuk mengharamkan para istri dan pacar pemain timnas Inggris menemani skuadnya saat berlaga di Piala Dunia Brasil. Sebelumnya Roy sendiri pernah berujar dalam sebuah ramah tamah jamuan makan malam dengan mengundang para WAGs dan menyatakan bahwa mereka harus menjadi teman saat di Brasil.

Tanpa disadari betul, keberadaan WAGs sebenarnya bisa mendongkrak permainan dan bisa dikatakan “Wags adalah wanita besar di balik pemain besar”. Banyak sekali para pemain bola didunia ini yang bisa mencapai permainan level tertngginya berkat dukungan dari para wanita, sebut saja David Beckham yang bisa mencapai level tertinggi setelah mendapat pasangan hidup dengan mantan vokalis Spice Girl.
Tak terkecuali dengan daya dobrak Wayne Rooney yang sangat menakutkan dilapangan dan menjadi ancaman seirus lawan. Dibalik semua itu ternyata permainan hebat striker bengal ini tak luput dari dukungan para wanita-wanita cantik disekitarnya, bahkan dalam sebuah pernyataan yang pernah dikemukan oleh Rooney bahwa dirinya cukup banyak mengencani para gadis sebelum bermain bola atau pasca pertandingan besar.

Lain timnas Inggris lain pulayang terjadi pada mantan bintang Barcelona Ronaldinho yang sudah mengencani banyak wanita sebelum melakukan pertandingan besar. Baginya itu adalah sebuah ritual khusus untuk membantu permainannya agar bisa mencapai level tertinggi. Pantaskah manager Roy Hodgson melarang para WAGs dari timnas Inggris untuk melarang berpergian ke Brasil? Itulah pertanyaan yang sampai sekarang membingungkan para istri dan pacar skuad Timnas Inggris.
Marksa latihan tim nasional Inggris di Brasil bakal menjadi zona bebas teman dekat. Demikian seperti diungkap oleh direktur pelaksana klub Inggris, Adrian Bevington. Delapan tahun silam para istri dan kekasih yang biasanya disebut WAGs, berkeliaran di Baden-Baden menarik perhatian hiruk pikuk media selama Inggris tampil di Piala Dunia 2006 di Jerman.

Kehadiran para istri dan kekasih pemain dianggap jadi gangguan dan sejak itu para manajer Inggris di turnamen ini bertekad menghindari hal serupa terjadi lagi. Untuk Piala Dunia di Brasil tahun ini, skuad polesan Roy Hodgson akan bermarkas di Rio De Janeiro dan Bevington menekankan WAGs tak boleh hadir di hotel tim.
“Kami tidak akan mengadakan perjalanan resmi apa pun ke Piala Dunia untuk keluarga para pemain. Kami mengalami seituasi di Polandia [di Piala Eropa 2012] di mana banyak keluarga muncul, dan itu sepenuhnya hak individual dari para pemain. Di sana mungkin ada waktu ketika kami di Miami [untuk persiapan sebelum terjun ke Piala Dunia] bagi keluarga untuk datang dan menghabiskan waktu dengan para pemain tapi lagi itu tak akan diadakan oleh kami,” kata Bevington kepada Sky Sports.(win12)
