Koin lima sen 1913 berlambang Kepala Liberty terlelang US$3,1 juta

(WIN): BBC London melaporkan perjalanan sejarah sebuah koin senilai lima sen berusia seratus tahun yang belum lama ini terjual dengan harga US$3,1 juta atau sekitar Rp30 miliar dalam sebuah lelang di AS.
Koin nikel keluaran 1913 dengan lambang Kepala Liberty ini sebelumnya sempat dinyatakan palsu sebagimana dikutip Whatindonews.com dari BBC London pada Minggu (28/4/13).
Perjalanan koin ini terbilang menarik, dilempar secara tak sengaja, ditemukan di sebuah mobil yang mengalami kecelakaan, dianggap palsu dan dibiarkan selama beberapa dekade.
Kisah inilah yang menambah harga koin kuno ini melambung tinggi. Koin ini dilaporkan dijual oleh empat orang bersaudara di Virginia.
"Koin ini bukan hanya satu dari hanya lima cetakan pada 1913 dengan desain nikel Kepala Liberty, yang satu ini keluar dari radar selama beberapa dekade sampai akhirnya mengemuka setelah pencarian nasional,'' kata Todd Imhof, wakil presiden Heritage Auctions, tempat dimana koin itu dijual.
Koin nikel ini ditempa di percetakan uang di Philadelphia, Pennsylvania pada 1912 - tahun akhir Kepala Liberty dicetak - tetapi pada 1913 bagian mukanya baru dicetak.
"Koin ini keluar dari radar selama beberapa dekade sampai akhirnya mengemuka setelah pencarian nasional."
Diyakini pekerja pencetak koin ini bernama Samuel Brown. Keberadaan set koin jenis ini tidak diketahui sampai Brown menjualnya pada 1920.
Seorang kolektor koin di North Carolina, George Walton, memiliki koin ini sampai dia meninggal pada 1962 dalam sebuah kecelakaan mobil. Koin ini ditemukan di lokasi kecelakaan bersama ratusan koleksi koin Walton lainnya yang tersebar di bangkai kendaraan.
Koin itu kemudian beralih ke saudara perempuan Walton, Melva Givens, setelah sebelumnya ahli sempat mengatakan koin itu palsu karena memiliki tanggal yang aneh dalam koin.
Dia kemudian menyimpan koin lima sen tersebut di dalam sebuah kotak yang berisi barang-barang peninggalan keluarga lainnya, dan tersimpan selama empat dekade.
Koin nikel itu baru ditemukan lagi setelah Given meninggal. Tahun 2003 anaknya membawa koin itu ke Pameran Uang Dunia yang diselenggarakan Asosiasi Numismatik (kolektor uang) Amerika, dimana empat koin Liberty lainnya turut dipamerkan.
Para ahli meyakini bahwa koin ini adalah koin ke lima dari satu set koin Kepala Liberty yang telah lama hilang.
Sejak saat itu, koin nikel itu dipajang di Museum Uang di Colorado sampai akhirnya terjual dalam lelang.
Pemilik baru koin ini, Jeff Garrett dari Lexington, Kentucky, mengatakan bahwa koin yang satu ini adalah koin terbesar dalam kisaran harganya.
Dia dipercaya membeli koin ini dalam skema kemitraan dengan seorang lelaki dari Panama City, Florida. (win7)