Indonesia datangkan ahli asing untuk pengembangn ristek

KANALSATU - Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) mendapat mandat untuk memberikan dukungan melalui pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan inovasi. Hal itu dimaksudkan demi menunjang kemajuan dan kemandirian bangsa.
Hal itu disampaikan Menteri Riset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta usai menghadiri pembukaan Informal ASEAN Ministerial Meeting on S&T (8th IAMMST), Selasa (26/08), yang dilaksanakan di IPB International Convention Center (IICC), Kota Bogor.
Menristek mengatakan, teknologi ini dapat mendukung dan menjadi nilai tambah Indonesia untuk menghasilkan perubahan pada tahun 2015 mendatang.
"Meningkatkan produk kita demi meningkatkan ekonominya, teknologi warning itu nantinya akan diciptakan terutama di wilayah gunung berapi," ujar dia.
Ia mengatakan, Kementerian khusus mengeluarkan dana untuk mendatangkan beberapa ahli asing untuk berbagi ilmu di kegiatan konferensi. Tidak disebutkan berapa biaya yang dialokasikan untuk mendatangkan para ahli dari luar tersebut.
"Acara ini juga dibantu dari anggaran peningkatan kapasitas SDM, karena mendatangkan ahli dari luar negeri. Kalau kita keluar negeri terbatas orang yang bisa belajar, kalau di sini jadi banyak yang belajar," ujar dia.(l6/win15)