Pemerintah akan terbitkan Kartu BBM nelayan

KANALSATU - Pemerintah akan menerbitkan Kartu Bahan Bakar Minyak (BBM) khusus nelayan, sebagai kompensasi atas kenaikan harga BBM bersubsidi. Sebelum resmi dilaunching oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kartu BBM akan lebih dulu diujicobakan di salah satu kampung nelayan di Indonesia.
Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan Syarief Widjaja mengatakan, Kartu BBM khusus nelayan memiliki tiga fungsi. Pertama, memberikan kemudahan bagi nelayan untuk mengakses BBM subsidi. Kedua, membuat pembukuan pendapatan nelayan menjadi lebih baik, dan ketiga membuat nelayan mengerti proses di perbankan.
Cara penggunaannya, setelah mendapatkan fisik Kartu BBM, nelayan melaporkan berapa jumlah hasil tangkapan ikannya ke bank. Selanjutnya, bank akan mengisi kartu dengan sejumlah saldo senilai harga BBM bersubsidi sesuai dengan hasil tangkapan yang dilaporkan.
"Misalnya, bulan ini nelayan menangkap 20 ton ikan. Bulan depan, dia mendapatkan BBM bersubsidi sesuai dengan hasil tangkapan untuk operasi selanjutnya," terang Syarief di Kantor Kementrian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Kamis (21/11/14).
Dengan begitu, penyalahgunaan BBM bersubsidi untuk nelayan dapat diminimalisir. Hanya saja, Syarief masih enggan mengungkapkan berapa jumlah penerima Kartu BBM nelayan dan bagaimana detail mekanisme penggunaannya. "Semua akan dijelaskan setelah uji coba (Kartu BBM nelayan) selesai dilaksanakan," ujar Syarief.(win6)