Zakariya Ahmed Ismail Hersi, top leader Al Shabab menyerakna diri

Kelompok militan al-Shabab sering melakukan kekerasan dengan melintasi perbatasan Somalia dan ke Kenya. (Foto AFP)

KANALSATU - Peristiwa besar terjadi di Somali dimana dikabarkan seorang pemimpin puncak kelompok militan al-Shabab, Zakariya Ahmed Ismail Hersi, telah menyerahkan diri.

Laporan menggembirakan ini secara khusus disampaikan oleh pejabat Somalia.

Lebih jauh Hersi, figur pemimpin dari sayap intelektual kelompok ini menyerahkan diri kepada polisi di wilayah Gedo, tambah pejabat tersebut.

Pada Juni 2012, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat telah menjanjikan hadiah sebesar £1.9m atau sekitar Rp36 miliar kepada siapa pun yang mengetahui keberadaan Hersi.

Pengumuman atas imbalan tersebut dilakukan tiga bulan setelah pemimpin al-Shabab, Ahmed Abdi Godane tewas akibat serangan udara Amerika Serikat.

Seorang perwira intelijen Somalia, yang dikutip kantor berita Associated Press, menduga Hersi mungkin menyerah karena dia berselisih dengan anggota al-Shabab yang setia kepada mantan pemimpinnya.

Menurut polisi, Hersi tidak melakukan perlawanan saat mereka menangkapnya di sebuah rumah yang dijadikan lokasi persembunyiannya selama enam hari, seperti dijelaskan pejabat kepolisian kota El Wag kepada BBC.

Secara khusus dia menambahkan walau memiliki pistol, dia tidak melakukan perlawan dan menyerahkan diri.

Meski demikian sejauh ini belum ada komentar dari al-Shabab. Kelompok al-Shabab yang memiliki kaitan dengan al-Qaida ingin menggulingkan pemerintahan Somalia yang mendapat dukungan PBB.

Mereka sering melakukanserangan ke objek-objek milik pemerintahdan juga ke negara-negara tetangga yang memberi bantuan pasukan kepada pemerintah Somalia.(bbc/win7)

Komentar