Basarnas hentikan pencarian QZ8501

Kepala Basarnas Marsdya FHB Soelistyo.

KANALSATU - Badan SAR Nasional (Basarnas) resmi menghentikan pencarian korban kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501, yang jatuh di perairan Selat Karimata, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah pada 28 Desember 2014.

"Operasi pokok pencarian dan pertolongan AirAsia QZ8501, pada hari ini pukul 13.45 WIB, secara resmi saya nyatakan ditutup," kata Kepala Basarnas Marsdya FHB Soelistyo dalam jumpa pers di Gedung Mahameru, Polda Jawa Timur, Jalan A Yani, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (3/3/15).

Kendati demikian, Basarnas masih melakukan operasi tambahan selama 7 hari. "Operasi pokok ditutup, tapi saya memberi tambahan jawaban harapan keluarga selama 7 hari efektif," terangnya.

Sebenarnya, lanjut Soelistyo, Basarnas sudah berencana menutup operasi pada beberapa hari lalu. Namun hal itu tidak mungkin dilakukan, karena situasi yang kurang mendukung. "Nanti tambahan mulai hari Senin (10/3/15) dan efekti selama 7 hari. Setelah 7 hari ditemukan atau tidak, itu sudah selesai," tegasnya.

Soelistyo bersama pejabat Basarnas sengaja datang ke Surabaya menemui keluarga korban kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501 untuk menerima masukan. "Dengan bukti video yang kita bawa, selama 2 bulan lebih tim SAR gabungan sudah bekerja dengan maksimal," pungkas Soelistyo.(win6)

Komentar