Peritel raksasa Amazon buka layanan di Alibaba

KANALSATU - Manajemen perusahaan toko internet raksasa asal Amerika, Amazon, telah membuat kebijakan drastis dengan membuka toko layanan onlinenya di Tmall.com yang merupakan bagian dari perusahaan pesaing mereka asal Cina, Alibaba.
Lebih jauh di toko eceran internet tersebut, Amazon menjual makanan, alas kaki perempuan, mainan dan alat dapur, sebagai upaya mereka merambah pasar di Cina.
Seperti diketahui bahwa situs online Tmall.com saat ini menjadi tempat transaksi lebih dari separuh penjualan dari pengusaha, langsung kepada pelanggan.
"Perdagangan online di Cina adalah industri yang sedang tumbuh pesat dan tak ada yang mau ketinggalan. Amazon ingin menambah saluran distribusi mereka di Cina," kata penyedia jasa e-commerce HC International, Yang Xiao.
Lebih dalam online Tmall.com bertindak sebagai tempat transaksi bagi para pengecer dan menawarkan jasa pembayaran. Mereka tak menjual produk mereka sendiri.
Pada 2004, manajemen peritel online, Amazon membeli Joyo.com -pengecer online buku, musik dan video di Cina- sebelum mengubah namanya menjadi Amazon.cn pada 2011.
Namun dengan hadir di Tmall, mereka berpeluang mendapat saluran tambahan untuk meraih konsumen di sana.
Beberapa pengecer Barat lain, seperti Asos, Burberry dan Inditex -yang dimiliki oleh Zara- juga telah membuka toko di Tmall.
Juru bicara Alibaba menyatakan, "Kami menyambut kedatangan Amazon di lingkungan Alibaba dan kehadiran mereka akan memperluas pilihan produk dan meningkatkan kenyamanan Belanja konsumen Cina di Tmall."
Meski demikian kebijakan Amazon itu dari berbagai hal lainnya, tetap menempatkan manajemen Amazon dan Alibaba selalu bersaing dengan ketat. (bbc/win7)