Kolombia stop serangan bom terhadap FARC

KANALSATU - Presiden Kolombia Juan Manuel Santos pada Sabtu (25/07) memerintahkan diakhirinya serangan pengeboman terhadap pemberontak FARC dalam pemberontakan terlama di Amerika Latin tersebut.
“Saya sudah mengeluarkan perintah untuk menghentikan serangan bom terhadap kamp tempat terdapatnya anggota kelompok tersebut,” ungkap Santos dalam sebuah pidato di acara militer di Cartagena.
Pemberontak FARC telah melakukan gencatan senjata sepihak sejak Senin.
Santos pada April memerintahkan militer untuk melanjutkan serangan udara terhadap gerilyawan FARC setelah mereka diduga 11 tentara.
Sejumlah perundingan yang digelar di Havana sejak November 2012 diupayakan untuk mengakhiri pertempuran dengan pemberontakan sayap kiri telah berlangsung selama lebih dari empat dekade.
Diskusi dilanjutkan pada Kamis setelah jeda dan kedua pihak pada dasarnya telah sepakat untuk memadamkan permusuhan, meski bentrokan secara sporadis masih berlanjut.
Bentuk dari putaran perundingan terbaru tersebut berbeda, dengan sejumlah negosiator terbagi dalam dua beberapa kelompok kerja untuk menangani sejumlah isu berbeda.
Dua isu besar dalam agenda tersebut mencakup bagaimana memberikan kompensasi bagi korban dan penandatanganan kesepakatan damai akhir.(AFP/Antara)