Total aset BUMN capai Rp4.600 triliun

ilustrasi

KANALSATU - Total aset seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencapai Rp4.600 triliun, kata Deputi Bidang Usaha Konstruksi, Sarana dan Prasarana Perhubungan Kementerian BUMN Pontas Tambunan, Senin.

"Dengan aset sebesar ini kontribusi terhadap perekonomian nasional akan semakin besar," kata Deputi saat membawakan sambutan Menteri BUMN Rini Soemarno pada peringatan 70 tahun kemerdekaan RI di Manado, Senin.

Deputi mengatakan, sejalan dengan tuntutan harus memberikan kinerja dan pelayanan publik yang lebih baik, BUMN juga harus berperan sebagai "agent of development" yakni perpanjangan tangan pemerintah meningkatkan dan pemerataan pembangunan tanah air.

Hal tersebut, kata dia, dimanifestasikan dengan peran serta mewujudkan kedaulatan maritim dan mengembangkan industri pertahanan nasional serta pembangunan infrastruktur dasar dan konektivitas.

Selain itu, mewujudkan kedaulatan pangan dan energi serta mendukung pembangunan sektor keuangan berbasis nasional.

"Peran BUMN diwujudkan dalam pembangunan proyek-proyek strategis yang nilainya cukup besar," katanya.

Pada tahun 2015, lanjut dia, terdapat sekitar 86 proyek yang dikerjakan 25 BUMN dengan total nilai proyek mencapai Rp318,5 triliun dan 5,1 miliar dolar Amerika Serikat.

Proyek-proyek tersebut jelas dia, pembangunan jalan tol, pembangkit listrik tenaga uap, kepelabuhanan dan kebandaraan serta eksplorasi dan produksi minyak dan gas.

"Menghadapi era persaingan global, BUMN tidak lagi bergerak sendiri-sendiri dan sporadis," ujarnya.

Upaya-upaya individu BUMN, kata dia, meski sudah sangat maksimal hanya akan mengantarkan pada peningkatan kinerja yang linier sifatnya, di mana tidak akan cukup mengejar irama bisnis lokal.(Antara)

Komentar