Tim pra PON jajal Persela

Ujicoba tim PraPON Jatim saat menjajal Persela Lamongan di Stadion Surajaya Lamongan, Kamis (27/8/15) sore. (syaiful Arif)

KANALSATU - Tim sepakbola Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Timur terus melakukan ujicoba menjelang pelaksanaan Pra PON. Setelah pekan lalu mampu mencukur Arela FC Lawang (8 - 0) tanpa balas, Kamis (27/8/15) sore, harus mengakui keunggulan Persela Lamongan (2 - 0) di Stadion Surajaya, Lamongan.

Meski dikalahkan tuan rumah, tetapi kepala pelatih PON Jatim Hanafing mengaku cukup puas dengan penampilan tim. Sebab, seluruh pemain memerlihatkan kecepatan dalam bergerak, baik saat bertahan dan menyerang. Dengan permainan seperi ini melawan tim sekelas ISL, tentu peningkatan drastis baginya.

"Yang penting sudah dapat dan sudah kelihatan speed game-nya," kata Hanafing seusai pertandingan ujicoba itu.

Meski tak mampu membalas gol, Andre dkk. bermain dengan tempo cepat serta sesekali menekan hingga mengunci setengah lapangan Persela Lamongan yang tingkatan kelasnya di atas PON Jatim. "Tujuan kami memang pressing, sebagai bagian dari latihan fisik. Sudah ada peningkatan. Pada awal September nanti baru saya beri pemantapan taktik dan strategi."

Menghadapi tim Pra PON Jatim, Persela memberi kesempatan semua pemainnya, termasuk tiga pemain asing untuk tampil.

Di babak pertama, dengan masuknya tiga pemain asing, yakni Banaken Basoken di belakang bersama Zainal Haq dan Mahyadi Panggabean serta Eki Taufik, lalu di tengah ada Frank Ongfiang, dan di depan duet Mamadou Lamarana Diallo dan Bijahil Calwa.

"Kami ingin menyiapkan tim dengan dan tanpa pemain asing. Ini sebagai langkah antisipasi kalau pemain cedera atau kartu kuning," ujar Didik Ludianto, pelatih Persela. (win16/win10)

Komentar