Vodafone klaim data pelanggannya diretas

KANALSATU - Para peretas berhasil mengakses data pribadi milik hampir 2.000 konsumen perusahaan ponsel Vodafone di Inggris, kata perusahaan itu mengumumkan, Sabtu (31/10). Perusahaan yang memiliki hampir 20 juta konsumen di Inggris itu mengatakan bahwa 1.827 akun telah diretas.
Para peretas berhasil mengakses nama, nomor telepon dan detail terbatas mengenai rekening bank milik konsumen Vodafone. Kabar tersebut mencuat sepekan setelah perusahaan telekomunikasi Inggris lainnya, Talk Talk, menghadapi serangan peretasan besar terhadap situsnya, menyebabkan hampir 21.000 nomor rekening bank dan kode semacam itu diakses. Tiga orang sudah ditangkap dalam kaitannya dengan insiden tersebut.
Juru bicara Vodafone mengatakan bahwa “hanya segelintir konsumen yang datanya digunakan untuk aktivitas penipuan di akun Vodafone mereka,” katanya. “Informasi yang diperoleh para penjahat itu tidak bisa digunakan secara langsung untuk mengakses rekening bank milik konsumen. Namun, informasi ini menyebabkan 1.827 konsumen terbuka terhadap upaya penipuan dan phising (pengelabuan),” tambahnya.
Skema “phishing” terjadi ketika para peretas mengirim pesan palsu untuk mengelabui orang-orang agar membocorkan data mereka. Vodafone menambahkan bahwa akun para konsumen yang terkena peretasan tersebut sudah diblokir dan mereka sudah dihubungi secara langsung.(AFP/ant))