Petrobras Brasil catat kerugian Rp13,6 triliun

KANALSATU - Petrobras, perusahaan minyak nasional Brasil yang ditimpa skandal suap besar, melaporkan kerugian sekitar 1 miliar dolar Amerika (sekitar Rp13,6 triliun) untuk kuartal tiga (Q3) pada Kamis (12/11) akibat devaluasi tajam mata uang Brasil.

Skandal korupsi besar tersebut telah merugikan perusahaan hingga lebih dari 2 miliar dolar Amerika (sekitar Rp27,3 triliun) dan telah mengguncang politik Brasil.

Kerugian pada kuartal tersebut jauh lebih dalam dari perkiraan analis, menggarisbawahi ketidakpastian yang membayangi Petrobras.

Polisi telah mengungkap bahwa perusahaan-perusahaan konstruksi besar Brasil membentuk sebuah kartel untuk memberikan kontrak Petrobras - membebaninya dengan satu hingga 3 persen - dengan imbalan suap yang dibayarkan kepada para eksekutif di perusahaan tersebut, para politikus dan partai-partai politik.

Brasil, negara dengan ekonomi terbesar ketujuh di dunia, tengah menghadapi resesi ekonomi, inflasi tinggi dan angka pengangguran yang meningkat.(AFP/Antara)

Komentar