Rasiyo wacanakan kampung industri

KANALSATU - Calon Walikota Surabaya Rasiyo memiliki konsep untuk menghadapi diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada akhir tahun ini. Salah satunya adalah dengan mengembangkan kampung industri kreatif. Jadi nantinya, setiap kampung di Kota Pahlawan memiliki industri kreatif sendiri-sendiri sesuai dengan kulture.
Tahap awal yang akan dilakukan untuk mengembangkan konsep tersebut adalah melaukan survei pada masing-masing kampung. Tujuannya untuk mengetahui kondisi kampung, yang sudah pasti berbeda. Termasuk kendala-kendala yang harus ditangani.
"Kampung yang satu berbeda dengan kampung yang lain. Jadi nanti tidak semua kampung sama industrinya. Tidak hanya prancangan saja, tapi juga kerajinan sehingga ada inovasi dan kreasi warga," kata Rasiyo di Surabaya, Senin (23/11/2015).
Mantan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur itu menegaskan, campur tangan pemerintah sangat dibutuhkan untuk banyak mencetak wirausahawan. Karena biasanya, persoalan utama yang dihadapi adalah permodalan. Selanjutnya adalah masalah pemasaran.
"Nah, penjualannya ini juga harus difaslitasi oleh pemerintah. Makanya kami nanti akan menggandeng Pemprov (Jawa Timur), jadi Surabaya bisa nunut dan pasarnya ada. Kalau pasarnya ada, penjualan juga lancar," papar Rasiyo.
Contoh peluang usaha yang bisa dilakukan seiring penerapan MEA adalah jasa kursus Bahasa Indonesia. Ada baiknya nanti, tempat kursus Bahasa Indonesia ada di setiap kampung. "Karena nanti di era global, orang-orang asing akan datang ke kita (Kota Surabaya) dan harus bisa berbahasa Indonesia. Kalau tidak bisa bahasa Indonesia, tidak bisa bekerja di sini," ucapnya.(win6)