Coret dua pemain, Hanafing panggil Vava Yagolo

KANALSATU - Hanafing, pelatih sepak bola Pra PON Jatim, memulangkan dua pemain lantaran indisipliner. Kedua pemain tersebut, Akbar Maha Putra dan M. Sulton. Kedua pemain ini dianggap kurang disiplin serta tak ada peningkatan skill selama latihan.
"Mereka yang dipulangkan adalah pemain magang," kata Hanafing, Senin (4/1/15). Dijelaskan, dari pemulangan itu maka pemain berjumlah 28 pemain, terdiri atas 22 pemain inti dan 6 pemain magang. Namun, jumlah itu akan bertambah karena pihaknya akan menambah satu pemain lagi. Satu pemain itu dulunya pernah bermain di tim PON Jatim.
"Hari ini kami telah menghubungi semua pemain untuk kumpul dan mulai latihan. Sementara itu kami juga menambah satu pemain yaitu Vava Mario Yagalo. Dulu dia pemain lama kami di PON."
Selain memastikan tambahan satu pemain itu, dia juga menekankan bahwa posisi Yagalo akan berubah. Posisi Yagalo saat ini adalah stopper dan nantinya akan kembali menjadi striker.
"Awalnya dia seorang striker. Karena waktu itu dipinjam pelatih Subangkit di tim Sriwijaya FC U-21, akhirnya kami pinjamkan untuk menambah jam terbang. Namun oleh Subangkit, dia diubah posisinya sebagai stopper," urainya.
Perubahan posisi dari stopper ke striker ini juga tak lepas dari kelemahan tim PON Jatim pada ketajaman gol lewat heading. Dia menilai, Yagalo punya skill pada heading, tendangan serta positioningnya yang bagus, sehingga dia ditempatkan sebagai striker.
"Nanti saat gabung disini, dia akan kami kembalikan ke posisi aslinya striker. Menurut saya, ketika menjadi stopper, dia belum teruji sebagai stopper bagus. Buktinya ketika di Persija, penampilannya tak maksimal," paparnya.
Dengan masuknya Yagalo, maka stok striker di tim Pra PON Jatim akan bertambah. Selain Yagalo, ada beberapa nama yang punya ketajaman gol, seperti Dendy Sulistyawan, Ridho Nurcahyo, Riki Hamzah, Imam Bayhaqi dan Syafrizal Harahap.(win16)