Alibaba bukukan pendapatan Rp73,7 triliun

KANALSATU - Raksasa e-commerce Tiongkok Alibaba membukukan lonjakan pendapatan 32 persen dibandingkan tahun sebelumnya di kuartal yang berakhir pada Desember, ungkap mereka dalam sebuah pernyataan pada Kamis (28/01), meski pertumbuhan di negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia itu melambat.
Alibaba, yang mendominasi pasar Tiongkok, mengatakan bahwa pendapatannya mencapai 5,33 miliar dolar Amerika (sekitar Rp73,7 triliun) pada kuartal tersebut, melampaui perkiraan rata-rata sebesar 33,2 miliar yuan (sekitar Rp459,6 triliun) dalam survei analis dari Bloomberg News.
Perekonomian Tiongkok tumbuh 6,9 persen pada 2015, laju terlambatnya sejak 1990. Pertumbuhan di kuartal keempat sendiri melambat menjadi 6,8 persen, yang terburuk sejak krisis keuangan global dimulai pada awal 2009.
“Alibaba Group membukukan kuartal yang luar biasa, mencapai lebih dari 400 juta pembeli aktif setiap tahun dan melanjutkan kepemimpinan kami yang tak tertandingi di sektor seluler,” ungkap kepala eksekutif Alibaba Daniel Zhang dalam pernyataan tersebut.
Alibaba mengatakan bahwa pendapatan bersihnya memberi keuntungan kepada pemegang saham lebih dari dua kali lipat, melonjak 111 persen pada tahun tersebut menjadi 1,93 miliar dolar Amerika (sekitar Rp26,7 triliun) dalam periode tiga bulan.(AFP/ant)