JK akan mediasi pertemuan Ical-Agung

KANALSATU - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) akan memediasi pertemuan Ketua Umum Partai Golkar hasil Musyawarah Nasional (Munas) IX Bali Abu Rizal Bakrie (Ical), dengan Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas IX Jakarta Agung Laksono.
"Kemungkinan ketiga tokoh, Pak JK, Pak Aburizal, dan Pak Agung, akan bertemu besok (Rabu, 3 Februari 2016), untuk membicarakan perkembangan Partai Golkar," kata Sekretaris Jenderal Partai Golkar hasil Munas IX Jakarta, Zainuddin Amali di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (2/2/2016).
Pertemuan nantinya juga bakal membahas upaya penyatuan Partai Golkar. Sesuai AD/ART partai, penyatuan Golkar harus melalui musyawarah nasional (Munas), yang merupakan forum tertinggi untuk melakukan pergantian tampuk pimpinan partai.
Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) yang mengembalikan kepengurusan DPP Partai Golkar hasil Munas VIII 2009 Riau.
Apabila mengacu pada SK Menkumham, menurut Zainuddin, Munas Partai Golkar selanjutnya adalah Munas biasa. "Jika Pak Ical bersikukuh ingin mengadakan Munaslub, harus dipelajari dulu Munaslub itu lanjutan dari yang mana," ujarnya.
Selain soal bentuk dan waktu penyelenggaraan, pertemuan ketiga tokoh Golkar tersebut itu akan membicarakan soal kepesertaan Munas. Dengan terbelahnya Partai Golkar, kepengurusan di daerah juga terbelah menjadi dua. Baik DPD I maupun DPD II.
"Pada pertemuan akan dibahas jika diselenggarakan Munas atau Munaslub, pesertanya apakah dua kepengurusan daerah diundang semuanya. Atau akan dibenahi dulu menjadi satu kepengurusan, baru kemudian diselenggarakan Munas," terang Zainuddin.
Tim Transisi Partai Golkar menjadwalkan menyelenggarakan Munas pada tiga bulan mendatang. DNamun Zainuddin pemisis, Golkar dalam kondisi seperti saat ini dapat menyatukan semua kepengurusan di daerah. "Kemungkinan yang bisa ditempuh adalah mengundang kedua kepengurusan di daerah," tuturnya.(win6)