Walikota London : Inggris lebih baik keluar dari UE

KANALSATU - Sebuah sikap yang kontroversial ditunjukkan oleh Walikota London, Inggris, Boris Johnson, dari partai Konservatif dengan mengatakan dirinya memutuskan "setelah merasa sakit hati yang parah" untuk berkampanye agar Inggris keluar dari Uni Eropa.
Lebih jauh dia mengatakan Uni Eropa merusak kedaulatan Inggris dan kesepakatan reformasi Perdana Menteri David Cameron tidak akan membawa perubahan mendasar yang diinginkan.
Keputusannya ini membuatnya berbeda pandangan dengan Cameron, yang mendesak agar Inggris tetap di dalam Uni Eropa "yang telah direformasi".
Perdana menteri Inggris David Cameron mengatakan keluar dari Uni Eropa akan merupakan suatu "lompatan dalam kegelapan".
Pernyataan Johnson, yang merupakan anggota parlemen dari Uxbridge and Ruislip South, disampaikan setelah terjadi spekulasi sengit tentang pihak mana yang akan dia dukung.
Wartawan BBC, Laura Kuenssberg, mengatakan keputusan Johnson dapat dipandang sebagai dukungan kuat bagi kelompok Keluar dari EU dan suatu tamparan serius terhadap perdana menteri, yang berharap dapat mempengaruhi para rekan dan pesaingnya untuk mendukung usaha tetap menjadi anggota EU.
Saat berbicara di depan para wartawan di rumahnya di London utara, Johnson mengatakan EU adalah "projek politik" yang berada dalam "bahaya nyata keluar dari pengawasan demokratis yang seharusnya".
Dia mengatakan kedaulatan Inggris, kekuasaan Inggris untuk memerintah dirinya sendiri, telah "dirusak serius" lembaga EU. (bbc/win7)