Nuning Rodiyah raih penghargaan HMI achievement
Kategori tokoh perempuan bidang pelayanan publik

KANALSATU - Salah satu anggota Komisioner Komisi Pelayanan Publik (KPP) Jatim, Nuning Rodiyah meraih penghargaan dibidang Pelayanan Publik. Penghargaan yang bertajuk HMI Achievement untuk kategori Tokoh Perempuan di Bidang Pelayanan Publik tersebut diterima Nuning dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Malang Korkom UIN Malang, Minggu (28/2/16)
Selain Nuning, penghargaan yang diberikan di Malang tersebut juga diberikan kepada mantan Mendiknas Prof. Dr. Malik Fajar, Prof. Dr. Muhajir Efendy (mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang) dan Bupati Bojonegoro Drs. Suyoto serta dua nama lainnya untuk 5 kategori bidang lainnya.
Ketika dikonfirmasi seputar penghargaan yg diberikan, Dzikri salah satu dari panitia menyatakan bahwa penghargaan yang diberikan berdasarkan sumbangsih penerima penghargaan dalam karya kemasyarakatan. Dzikri juga menambahkan bahwa penghargaan yang diberikan kepada Nuning Rodiyah terkait dengan perjuangan dan pengabdiannya selama hampir 10 tahun ini dalam mengawal proses pelaksanaan pelayanan publik di Jatim khususnya bersama Komisi Pelayanan Publik (KPP).
Menurutnya. peran, dedikasi dan loyalitas yang dilakakan Nuning selama ini memiliki andil besar dalam proses kemajuan pelayanan publik di Jatim. Senada dengan hal tersebut, salah satu Komisioner KPP, Hardly Stefano juga menyatakan bahwa penghargaan tersebut layak diterima Nuning Rodiyah.
“Bu Nuning layak menerima penghargaan tersebut karena memang dedikasi dan kiprahnya selama 2 periode (10 tahun) bersama KPP luar biasa, kami banyak belajar dari dia dan jangan lupa karena KPP punya andil dalam mengoptimalkan pelayanan publik di Jatim, secara langsung dan tidak langsung bu Nuning juga punya andil terhadap perbaikan Layanan Publik di Jatim,” tambah Hardly
Menanggapi penghargaan yg diterimanya dan komentar yang muncul, secara singkat Nuning menyatakan ”Saya berterima kasih kepada Panitia. Bagi saya penghargaan ini memberikan motivasi kepada saya untuk senantiasa mendedikasikan diri untuk peningkatan kualitas pelayanan publik, ini wujud ibadah dan pengabdian saya,” ungkapnya.
Terkait dengan Pelayanan Publik di Jatim, Nuning menyatakan bahwa walaupun secara administratif sudah diakui secara nasional, namun dalam praktiknya masih dibutuhkan perbaikan dan peningkatan kualitas penanganan pengaduan secara tuntas serta partisipasi masyarakat selaku elemen penting dalam pelaksanaan pelayanan publik.(win12)