Kunto Hartono siap pecahkan rekor kembali

KANALSATU - Tahun 2015 merupakan tahun pembelajaran dalam banyak hal bagi Kunto Hartono setelah mengalami tiga kali penundaan event rekor dunia Guinness World Records yang telah dirintisnya sejak bulan September 2014 lalu.

Saat itu, Kunto Hartono berencana melakukan aksi spektakulernya dengan memainkan Drum selama 135 jam pada tanggal 15 - 21 Mei 2015 dalam rangka Hari Kebangkitan Nasional tapi tertunda dikarenakan tidak mendapatkan Venue yang representatif di Kota Surabaya.

Tidak patah arang, Kunto Hartono merubah target catatan waktunya dari 135 jam menjadi 145 jam dan menunda pelaksanaan rekor dunianya tanggal 23 - 29 Oktober 2015 dalam rangka Hari Sumpah Pemuda. Lagi-lagi, hajat Drummer Gondrong Beruban ini harus tertunda dikarenakan minimnya sponsor dan berbarengan momentnya dengan proses Pilkada serentak di Kota Surabaya.

Terakhir, pada tanggal 25 Desember 2015 - 1 Januari 2016 lalu Kunto Hartono harus mengalami penundaan untuk yang ketiga kalinya dikarenakan Promotor/Sponsor Tunggal dari Nudfa Dhaya Foundation tidak menepati kesepakatan MOU dan mangkir dari tanggungjawab.

Padahal, Kunto Hartono sudah menyelesaikan seluruh proses administrasi di Guinness World Records serta sudah menjalani serangkaian General Medical Cek-Up di Graha Amerta RS Dr Soetomo atas dukungan dari Pemerintah Propinsi Jawa Timur. Sebagai catatan jika General Medical Cek-Up ini merupakan salah satu persyaratan wajib sebelum menjalani pemecahan rekor dunia Guinness World Records memainkan Drum selama 145 jam (6 hari 6 malam).

Selama dua bulan "berdiam diri", Kunto Hartono memutuskan akan tetap menjalani rekor dunia yang tertunda ini untuk diselenggarakan diluar Pulau Jawa.

Setelah benar-benar yakin, Kunto Hartono langsung menghubungi beberapa teman2 Media Massa yang ada di Sumatera Selatan.  Gayung bersambut dari teman-teman Media Massa yang ada di Sumatera Selatan setelah berkomunikasi melalui telepon mengenai alasan Kunto Hartono memilih Kota Palembang sebagai lokasi pemecahan rekor dunia "The Longest Marathon Drumming 145 Hours Guiness World Records" atau #NgeDrum145Jam ini.

"Semua sudah Saya jelaskan di status Facebook Kunto Hartono Drummer, karena di bulan Mei 2016 ini Kota Palembang akan berulang tahun ke-1333 dan di tahun 2018 nanti Kota Palembang akan menjadi salah satu tuan rumah pesta olahraga se-Asia yaitu Asian Games 2018 Jakarta - Palembang. Insya Allah hari Rabu (besok) Saya akan berangkat ke Kota Palembang untuk mensosialisasikan event rekor dunia ini dengan menemui teman-teman Media Massa di Sumatera Selatan yang akan membantu memediasi pertemuan dengan beberapa Pejabat dan Tokoh yang ada di Sumatera Selatan," ujar Drummer Sakti kelahiran Banyuwangi ini.

Saat ini, pemegang rekor dunia memainkan Drum terlama adalah Steven Gaul (Canada) selama 134 jam yang ditorehkan pada Agustus 2015 lalu disusul Carlos Santos (Portugal) selama 133 jam 4 menit yang ditorehkan pada bulan Nopember 2014 lalu. Berikut prestasi fenomenal rekor dunia Guinness World Records yang pernah ditorehkan Kunto Hartono :
1. The Longest Marathon Drumming 74 Hours Guinness World Records di Plaza Sumantri Brojonegoro, Kuningan - Jakarta pada tanggal 29 Desember 2003 - 1 Januari 2004.
2. The Longest Marathon Drumming 135 Hours Guinness World Records yang terhenti di jam ke-82 dikarenakan faktor mati lampu di Kapas Krampung Plaza - Surabaya pada tanggal 26 - 30 Juni 2010.
3. The Longest Marathon Drumming 122 Hours 25 Minutes Guinness World Records di Balaikota Malang pada tanggal 27 Desember 2011 - 1 Januari 2012.(win18/win12)

 

Komentar