Patungan, SI bangun pabrik di Aceh senilai Rp5 triliun

KANALSATU - Mengimbangi pesatnya pertumbuhan bisnis, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk rela mengucurkan investasi senilai Rp 5 triliun untuk meningkatkan kapasitas produksinya. Holding produsen semen milik negara itu pun merangkul perusahaan pertambangan dan industri mineral asal Aceh, PT Samana Citra Agung mendirikan PT Semen Indonesia Aceh.
"Perusahaan semen yang kami bangun ini merupakan patungan,” jelas Direktur Utama (Dirut) PT Semen Indonesia, Suparni usai perjanjian pembentukan perusahaan patungan (Joint Venture Company) yang ditandatangani bersama Dirut PT Samana Citra Agung, Deni Fahlevi di kantor Kementerian BUMN Jakarta, seperti yang dikutip dalam keterangan pers nya, Kamis malam (17/3/16).
Menurut Suparni, pabrik PT Semen Indonesia Aceh ini direncanakan mulai dilakukan pembangunannya pada 2016. Diharapkan, perusahaan patungan tersebut siap beroperasi tahun 2020. “Ini sejalan dengan Rencana Jangka Panjang Perseroan, khususnya strategi pengembangan kapasitas atau Undertake Capacity Growth produksi,” tutur Suparni.
Dijelaskan, pendirian Semen Indonesia Aceh itu sebagai upaya memperluas kapasitas baru di wilayah Sumatera. Suparni mengaku, ekspansi tersebut untuk memenuhi permintaan semen, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, Riau, dan Kepulauan Riau.
“Karena, daerah Pantai Timur Sumatera memiliki potensi pertumbuhan konsumsi semen yang tinggi, maka dari itu, kami membangun pabrik baru di wilayah Sumatera ini,” ujarnya.
Suparni juga memproyeksi, pertumbuhan jangka panjang untuk permintaan semen di area pemasaran sekitar pabrik Semen Indonesia Aceh mencapai 6,5%/tahun. Dengan demikian, pembangunan pabrik baru ini merupakan langkah tepat untuk mengantisipasi sekaligus memenuhi permintaan domestik.
“Proyek pembangunan pabrik Semen Indonesia Aceh ini berdiri di atas lahan 1.500 hektare, di Kecamatan Batee dan Muara Tiga, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh dengan kapasitas produksi 3 juta ton semen per tahun,” papar Suparni.(win8)