Sisternet Dampingi Perempuan Pasca-Lapas di Denpasar, Buka Pendaftaran Kompetisi Modal Pintar 2026

KANALSATU - Sisternet, ekosistem pemberdayaan perempuan dari PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk, memperkuat kemandirian ekonomi perempuan melalui program pendampingan SheInspire di Balai Pemasyarakatan Denpasar.

Bersamaan dengan itu, Sisternet juga membuka pendaftaran Kompetisi Modal Pintar Sisternet (KMP) 2026 bertema Go Export untuk mendorong UMKM perempuan naik kelas dan siap menembus pasar internasional.

Program SheInspire yang digelar pada 18–19 Desember 2025 menyasar sekitar 50 klien pemasyarakatan perempuan. Kegiatan ini membekali peserta dengan pendampingan mental health, keterampilan handcraft, baking, kewirausahaan, hingga literasi keuangan sebagai bekal reintegrasi sosial dan ekonomi pasca-lapas.

Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, menegaskan Sisternet menargetkan lahirnya lebih banyak perempuan mandiri dan pelaku usaha berkelanjutan melalui penguatan kapasitas dan ekosistem pendukung. Hingga akhir 2025, program SheInspire telah menjangkau lebih dari 1.000 perempuan dan akan diperluas pada 2026.

Seiring itu, Sisternet resmi membuka pendaftaran KMP 2026, program kompetisi sekaligus inkubasi bisnis bagi UMKM perempuan yang ingin naik kelas dan menembus pasar ekspor. Total hadiah modal usaha mencapai Rp200 juta, dilengkapi mentoring intensif, penguatan finansial, legalitas, pemasaran, dan ekspansi pasar.

Pendaftaran KMP 2026 dibuka hingga Februari 2026 melalui aplikasi Sisternet terbaru. Program ini ditujukan bagi womenpreneurs yang telah menjalankan usaha minimal satu tahun dan siap dikembangkan secara profesional menuju pasar global.

Perencana Ahli Muda, Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian PPPA, Setiorini menyampaikan, program ini sebagai ruang aman dan strategis untuk membangun kembali kepercayaan diri serta kemandirian perempuan pasca-lapas. 

Sementara Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas I Denpasar, I Kadek Dedy Wirawan Arintama mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang mendorong reintegrasi sosial secara produktif dan berkelanjutan.
(KS-5)

Komentar