Adani inves tambang senilai AUS$21,7 miliar di Australia

KANALSATU – Perusahaan tertambangan India, Adani, mendapatkan persetujuan konsesi tambang batubara di Australia seluas 160 Km yang berlokasi di Galilee Basin, sebelah utara-barat dari Clermont - negara bagian Queensland. Rencana investasi sektor tambang tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Pertambangan Anthony Lynham, pekan ini.
Gubernur Queensland Annastacia Palaszczuk mengatakan, langkah investasi proyek tambang besar itu semakin jelas setelah pemerintah dan masyarakat sekitar lokasi tambang memberikan persetujuan. "Beberapa persetujuan lagi masih diperlukan sebelum konstruksi dapat dimulai,” katanya, sebagaimana disiarkkan abc.net.au, minggu.
Gubernur Annastacia berjanji akan terus melakukan kontrol ketat, guna melindungi lingkungan dan Great Barrier Reef, serta kepentingan pemilik tanah dan petani tradisional. ”Kita berbicara tentang ribuan pekerjaan dari proyek ini selama konstruksi, serta sekitar 4.500 pekerja lain selama puncak operasinya. Ini berarti pekerjaan juga bagi masyarakat lokal," katanya.
Pemerintah Queensland sangat mempertimbangkan investasi tambang batubara itu karena selain memberikan peluang besar bagi pekerjaan dan tenaga kerja, juga merupakan investasi yang tergolong besar yakni senilai AUS$21.700.000.000.
Adani Group adalah sebuah perusahaan konglomerat multinasional India yang berkantor pusat di Ahmedabad, Gujarat, India. Aneka usahanya macam-macam, termasuk sumber daya alam, logistik, agribisnis dan sektor energi. Adani juga memiliki Fortune, merek minyak terbesar di India yang merupakan usaha patungan dengan Wilmar International di Singapura.(win5)