Yunani mulai pulangkan imigran ke Turki

KANALSATU - Pemerintah Yunani mengambil kebijakan drastis dengan mulai memulangkan migran ke Turki sesuai kesepakatan Uni Eropa, menyusul kekhawatiran minimnya persiapan dan kritik dari organisasi HAM.
Kesepakatan itu bertujuan untuk memudahkan pergerakan manusia yang tidak terkontrol ke Eropa Barat, banyak dari mereka mengambil jalur laut yang berbahaya menyebrangi laut Aegean.
Lebih jauh disebutkan bahwa operasi pemulangan akan mulai dilakukan pada Senin (4/4/16) di Pulau Lesbos Yunani.
Pejabat Turki mengatakan mereka memperkirakan akan menerima 500 orang. Mereka akan ditempatkan di Dikili, bagian barat Turki.
Tetapi implementasi kesepakatan itu menimbulkan kekhawatiran mengenai keberlangsungan rencana tersebut.
Secara khusus migran di Yunani mengeluhkan minimnya informasi mengenai prosedur pencari suaka dan beberapa orang mengatakan mereka tidak mengetahui akan dikembalikan ke Turki.
Badan di Uni Eropa bertanggung jawab untuk mengawal migran untuk menyebrangi laut Aegean hanya memilik staf kurang dari sepersepuluh dari kebutuhan, seperti dikutip dari Associated Press.
Dalam kesepakatan itu, migran yang tiba secara ilegal di Yunani diperkirakan akan dikembalikan ke Turki jika mereka tidak mendaftar sebagai pencari suaka atau jika klaim mereka ditolak.
Bagi setiap migran dari Suriah yang dikembalikan ke Turni, Uni Eropa harus mengambil satu orang Suriah yang mengajukan permintaan yang sah.
Turki mendapatkan konsesi keuangan dan politik sebagai bagian dari kesepakatan. Tetapi, kesepakatan itu dikritik oleh kelompok HAM, yang mengatakan Turki bukan merupakan negara yang aman bagi para migran.
Amnesty International menuduh Turki secara ilegal mengembalikan para pengungsi Suriah ke negara mereka secara ilegal, tetapi Turki menolaknya.
Save the Children menyebut kesepakatan itu sebagai "ilegal dan tidak manusiawi", dan kepada lembaga itu sejumlah migran mengatakan akan bunuh diri jika mereka dikembalikan ke Turki.
Sejak kesepakatan diteken pada Maret lalu, sekitar 400 orang tiba di pulau di Yunani setiap harinya.
Puluhan ribu orang terjemak di Yunani setelah negara-negara di Eropa utara menutup perbatasan mereka. Sekitar satu juta migran dan pengungsi telah memasuki Uni Eropa dengan menggunakan perahu dari Turki ke Yunani sejak tahun lalu. Sebagian besar dari mereka berniat menuju Jerman dan negara Uni Eropa lain di bagian utara. (bbc/win7)