Kalah di pemilu, Hillary salahkan direktur FBI

KANALSATU - Hillary Clinton pada Sabtu (11/11) menyalahkan direktur FBI James Comey atas kekalahannya di pemilihan presiden Amerika Serikat (AS), mengklaim bahwa pembukaan kembali penyelidikan email dirinya menghancurkan momentum kemenangan.
Clinton mengatakan kepada para penggalang dana dan donatur dalam sebuah jumpa pers bahwa dua surat Comey ke Kongres terkait penyelidikan telah membuat negara bagian penting lebih condong memilih kandidat Partai Republik Donald Trump, lapor media AS termasuk Quartz dan CNN.
"Ada banyak alasan mengapa pemilihan seperti ini tidak berhasil." ungkap kandidat Partai Demokrat kepada komite keuangan nasionalnya, kata seseorang kepada majalah internet Quartz.
"Namun, analisis kami bahwa surat Jim Comey tersebut meningkatkan keraguan yang tidak beralasan (dan) tidak berdasar -- dan terbukti -- menghentikan momentum kami."
Pada 28 Oktober -- kurang dari dua pekan sebelum Hari Pemilihan -- Comey menginformasikan kepada Kongres bahwa FBI sekali lagi sedang menyelidiki email kontroversial Clinton saat menjadi menteri luar negeri setelah penemuan email-email baru.
Suratnya yang kedua pada 6 November, hanya tiga hari sebelum pemilihan tersebut, menyatakan bahwa penyelidikan FBI dari email baru itu tidak menemukan adanya kesalahan, dan Biro tersebut tidak mengubah rekomendasi Juli mereka untuk tidak mendakwa Clinton.
Sedangkan, surat pertama membuka kembali luka lama dan mengingatkan para pemilih dengan kontroversi email tersebut, menurut Clinton, memiliki efek buruk bagi Hillary yang membuat Donald Trump unggul, lapor Quartz.(AFP/ant)