Pesawat penumpang Libya dibajak

KANALSATU - Pembajak mengalihkan pesawat milik maskapai nasional Libya ke Pulau Malta di Mediterania, konfirmasi pemerintah Libya pada Jumat (23/12).

Pesawat Afriqiyah Airways, yang berangkat dari Sabha di Libya selatan menuju ibu kota Tripoli, dialihkan dan mendarat di Valletta, ungkap sumber dari pemerintah kesatuan Libya kepada AFP, meminta untuk tidak disebutkan namanya.

“Negosiasi sedang dilakukan untuk menjamin keselamatan seluruh penumpang,” ungkap sumber, tanpa merinci pihak yang bernegosiasi.

Sumber dari pemerintahan Malta menyatakan bahwa ada 118 orang di dalam pesawat itu, termasuk tujuh kru.

Sumber dari Afriqiyah Airways mengungkapkan bahwa dua pembajak mengancam pilot dengan sebuah bahan peledak, yang kemungkinan granat, memaksa mereka untuk mengalihkan perjalanan ke Malta, bukannya mendarat di Bandara Mitiga di Tripoli.

Pelaku pembajakan belum dapat diidentifikasi, tambah sumber. Libya telah didera kekacauan sejak tumbangnya diktator Moamer Kadhafi pada 2011.(AFP/Antara/win)

Komentar