Serangan bom mobil di Libya tewaskan 3 staf PBB
Serangan terjadi ketika para pihak yang bertikai di Libya menyepakati perjanjian gencatan senjata untuk mengakhiri pertempuran di ibu kota, Tripoli, menjelang hari raya Idul Adha.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengecam serangan itu dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh juru bicaranya. Pernyataan itu mengatakan tiga staf PBB lainnya juga termasuk diantara korban yang terluka.
Dewan Keamanan PBB bertemu pada Sabtu siang (10/8) untuk membahas langkah di Libya. “PBB tidak berniat untuk mundur dari Libya,” kata Bintou Keita, wakil sekjen bagi operasi perdamaian.(ksc)
,