Ukraina bantah pasok mesin rudal ke Korut

KANALSATU - Presiden Ukraina Petro Poroshenko, Rabu (16/08), memerintahkan penyelidikan terhadap laporan bahwa Korea Utara membeli mesin untuk rudal jarak jauh mereka dari pabrik di Ukraina.

Namun, dia tetap membantah dugaan “absurd” bahwa Ukraina memasok peralatan tersebut untuk negara komunis itu.

Laporan dari Lembaga Penelitian Strategis Internasional (International Institute for Strategic Studies/IISS) mengatakan bahwa rudal yang digunakan dalam uji coba Korea Utara baru-baru ini menggunakan mesin RD-250 era Soviet yang dibuat di Dnipro, Ukraina.

Meski laporan IISS tidak menuding otoritas Ukraina atau keterlibatan manajer pabrik, tetapi laporan tersebut menyebutkan bahwa mesin tersebut kemungkinan telah dicuri dari tempat penyimpanan di sana.

Namun, Kiev bereaksi marah terhadap artikel di New York Times yang menekankan bahwa asal mesin itu dari Ukraina, dalam sebuah pernyataan yang diunggah di situs web presiden.

Poroshenko dengan segera memerintahkan pemeriksaan dugaan New York Times tentang pengiriman mesin rudal atau teknologi terkait dari Ukraina ke Korea Utara.

“Namun, seabsurd apa pun tuduhan terhadap Ukraina, kami harus berhati-hati memeriksa… dugaan pengiriman tersebut,” ungkap Poroshenko.(AFP/Ant/ks)

 

Komentar