Korut Lanjutkan Pembangunan Situs Peluncuran Roket Setelah Pertemuan Dengan Trump

KANALSATU – Korea Utara dikabarkan sedang melanjutkan pembangunan fasilitas peluncuran roket dua hari setelah pertemuan antara Kim dan Trump di Hanoi usai dilaksanakan.
Dari gambar satelit yang dirilis oleh DigitalGlobe, tertangkap bagaimana situs peluncuran roket di daerah Tongchang-ri mendirikan alat-alat berat untuk proses pembangunan.
Kawasan Tongchang-ri ini awalnya merupakan situs pengembangan mesin-mesin militer dan situs peluncuran satelit milik Korut, belum pernah sebelumnya digunakan untuk ujicoba peluncuran roket misil.
Pihak Washington sudah meminta Pyongyang untuk menghentikan program pembangunan fasilitas peluncuran roket tersebut. Pembangunan sendiri sempat dihentikan pada pertemuan pertama kedua pemimpin negara tersebut pada Juli than lalu di Singapura. Namun nyatanya dua hari setelah pertemuan kedua mereka di Hanoi, Korut melanjutkan pembangunan fasilitas tersebut.
Pihak AS menegaskan kepada Korut untuk menghentikan program pembangunan ini, namun dengan kejadian ini maka memungkinkan AS untuk memberi sanksi lebih berat bagi Korut.
Seperti dikutip dari Reuters, penasehat keamanan nasional Trump, John Bolton mengaatakan bahwa Trump dan AS sudah tegas dengan sikapnya. “Jika Korut masih mau melanjutkan program roket (nuklir) ini maka sudah jelas bahwa Presiden Trump akan memberikan sanksi lebih berat kepada Korea Utara” ujar Bolton kepada Reuters (6/3). (FA)