Gairahkan pariwisata, Presiden Tiongkok perintahkan revolusi toilet

KANALSATU - Presiden Tiongkok, Xi Jinping memerintahkan negara itu untuk terus melakukan ‘revolusi’ untuk membersihkan kamar mandi umum yang kotor dan berbau busuk dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan meningkatkan pariwisata.

Revolusi toilet diluncurkan pada 2015 sebagai bagian dari upaya untuk membuat toilet–toilet berjongkok yang sering tidak dilengkapi dengan tisu menjadi lebih ramah bagi wisatawan.

Presiden Xi Jinping mengatakan masalah toilet bukanlah hal sepele. Dan membersihkannya adalah hal penting untuk menciptakan lingkungan perkotaan dan pedesaan yang beradab.

Kantor berita Pemerintah Tiongkok, Xinhua melaporkan, negara itu berharap dapat menambah atau memperbarui lebih dari 70.000 toilet sebelum akhir tahun ini.

Sekitar 64.000 lainnya akan dibangun atau diperbaiki antara 2018 sampai 2020, ungkap National Tourism Administration (NTA) dalam rencana aksi mereka.

”Di daerah pedesaan, beberapa toilet tidak lebih dari tempat darurat yang dipagari dengan tangkai jagung, dan beberapa di antaranya terbuka di samping kandang babi,” ungkap media tersebut seperti dikutip dari Antara, Senin (27/11/2017).

”Otoritas lokal sekarang sudah lebih menyadari pentingnya peran toilet, meyakini bahwa toilet yang bagus tidak hanya bermanfaat bagi pariwisata, tetapi juga meningkatkan peradaban masyarakat sipil secara keseluruhan,” sebut laporan tersebut.

(AFP/ Ant/ KS-5)

Komentar