PTPN XI Terapkan Operasional Excellent dan Rombak Pejabat Puncak
Konsolidasi Capai Target 5,2 Juta Ton Tebu

KANALSATU - Mengawali tahun 2022 manajemen PTPN XI merombak jajaran manajemen dengan merotasi beberapa pejabat puncak diantaranya Kepala Satuan Pengawas Internal, Sekretaris Perusahaan, Kepala Bagian dan General Manager pabrik gula.
Perombakan ini merupakan bagian dari konsolidasi internal serta hasil evaluasi performa dan tour of duty. Diharapkan, dengan perombakam ini tim PTPN XI semakin solid menghadapi tantangan bisnis 2022.
"Tantangam di 2022 tentunya semakin besar. Penyediaan bahan baku giling sejumlah 5,2 juta ton tebu yang berkualitas masih menjadi fokus utama kami, selain itu optimalisasi pemanfaatan aset juga dilakukan ", terang R. Tulus Panduwidjaja Direktur PTPN XI, Rabu (12/01) di Kantor Pusat Surabaya.
Tulus menambahkan pelaksanaan operational excellent, transformasi EBITDA dan peningkatan kualitas SDM serta internalisasi budaya Planters sebagai upaya menjadikan PTPN XI sebagai bagian dari ekosistem industri gula yang kuat dalam pencapaian swasembada gula nasional.
Komisaris Utama PTPN XI, Osmar Tanjung berharap para pejabat puncak menjadi role model bagi insan PTPN XI yang memiliki karakter jujur, fokus pada target dan tujuan serta loyal.
"Selanjutnya untuk dilakukan evaluasi, bila tidak perform segera dilakukan penyesuaian kembali. Untuk persiapan giling tahun ini, fokus pada target, sinergi dengan berbagai pihak untuk penyiapan bahan baku tebu giling," ujar Osmar.
Berikut perubahan pejabat puncak PTPN XI; Fajar Lazuardi sebelumnya GM PG Semboro menjadi PJS Kepala Satuan Pengawasan Intern dan MR, Yunianta sebelumnya Manajer AKU PG Semboro menjadi Sekretaris Perusahaan dan Tanoeki Darma Bekti sebelumnya GM PG Gending dan Padjarakan menjadi Kepala Bagian Quality Assurance.
Berikutnya Nuril Huda sebelumnya GM PG Soedhono menjadi Kepala Bagian Tanaman, Ris Budiantoro sebelumnya Manajer Tanaman PG Pagottan menjadi GM Pabrik Gula Soedhono serta Danang Krisworo sebelumnya Kepala Bagian Quality Assurance menjadi GM Pabrik Gula Redjosarie.
Sedangkan Moch. Sholeh Kusuma sebelumnya Sekretaris Perusahaan menjadi GM Pabrik Gula Wonolangan, Sri Pratomo sebelumnya GM PG Soedhono menjadi GM Pabrik Gula Gending dan Noor Dradjat Rachman sebelumnya GM PG Wonolangan menjadi GM Pabrik Gula Semboro.
Sedangkan Eko Wahyoe Poernomo sebelumnya kepala Satuan Pengawasan Internal saat ini memasuki masa bebas tugas.
(KS-5)