Forum Backstager Jatim Sikapi Banyaknya Pembatalan Event di Jatim

KANALSATU – Setelah pandemi Covid-19 mulai mereda, industri kreatif di Jawa Timur mulai kembali menggeliat. Ini tampak dari banyaknya event baik itu festival musik atau konser yang diselenggarakan.
Pertunjukan dari musisi lokal, nasional bahkan internasional telah banyak diselenggarakan di Jawa Timur, baik di Surabaya maupun kota-kota lainnya di Jawa Timur. Penikmati musik menyambut positif penyelenggaraan festival musik ini.
Namun semangat ini sepertinya agak sedikit surut menyusul banyaknya event yang mengalami penundaan, bahkan yang paling parah adalah pembatalan kegiatan dengan berbagai macam pertimbangan dari pihak kepolisian. ”Bisa jadi hal ini bagian dari dampak peristiwa Kanjuruhan, Malang dengan ratusan korban nyawa,” kata Ketua Umum Asosiasi Event Organizer DPD Forum Backstager Jawa Timur, Lukman Sadaya, Minggu (16/10/2022).
Karena itu pihaknya akan segera mengambil langkah dan akan terus berkoordinasi dengan pihak pihak terkait agar event di Jawa Timur terus bisa terselenggara dengan lancar.
“Event apapun sudah bisa terselenggara, akan tetapi semua temen temen EO harus tetap mematuhi aturan main yang sudah di tetapkan oleh stakeholder terkait,” ujarnya. Ia kemudian menyebut banyak event yang bisa terselenggara dengan lancar. Misalnya saja UMKM Festival yang diselenggarakan oleh Tomliwafa.
Dari batalnya even musik di Jawa Timur ini banyak pihak yang terdampak. Mulai dari vendor soundsystem, rigging, bahkan banyak tenant makanan atau UMKM yang harusnya bisa open booth di kegiatan tersebut akhirnya tidak bisa. ”Padahal karena dengan adanya event itu UMKM bisa mendapatkan engagement yang sangat besar dan pasti omset akan terus naik,” pungkasnya. (KS-5)