Dukung Pengembangan Wisata, EF Kids & Teens Latih Guru Bahasa Inggris di Probolinggo

Beri Pelatihan Tenaga Pendidik di Daerah Pariwisata Super Prioritas

Pengajar dari EF Kids & Teens saat memberikan pelatihan Bahasa Inggris kepada tenaga pendidik di Kabupaten Probolinggo.

 

KANALSATU – Sebagai bahasa internasional, Bahasa Inggris menjadi bahasa yang paling sering digunakan di berbagai sektor, termasuk pariwisata. Sebagai upaya mendukung pemerintah untuk program edukasi dan meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris bagi siswa-siswi di daerah pariwisata, EF Kids & Teens Indonesia melatih tenaga pendidik di daerah pariwisata super prioritas.

Pelatihan diberikan kepada guru-guru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Mandalika, Samosir, Labuan Bajo, Bromo, Magelang, dan Kepulauan Seribu. Setelah Mandalika, Samosir, dan Kepulauan Seribu, EF Kids & Teens memulai Program Pelatihan Bahasa Inggris untuk 50 orang tenaga pendidik SD yang berasal dari Kabupaten Probolinggo.

Director of Corporate Affairs EF Kids & Teens Indonesia, Juli Simatupang mengatakan EF Kids & Teens Indonesia menyasar para guru pendidik agar mereka memiliki kapabilitas yang mumpuni untuk menyampaikan materi pengajaran kepada para peserta didiknya. Dengan demikian, para peserta akan memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang lebih baik dari sebelumnya.

Modul pembelajaran yang diberikan ke para tenaga pendidik terdiri dari pelatihan berbagai strategi dan teknik pengajaran yang menciptakan pembelajaran yang positif, interaktif dan menyenangkan.

“Metode pembelajaran yang kami lakukan adalah joyfull learning, bagaimana pembelajaran Bahasa Inggris menjadi lebih menarik dan memotivasi anak-anak untuk belajar dengan gembira,” kata Juli saat Pembukaan Pelatihan Bahasa Inggris EF Kids & Teens untuk Tenaga Pendidik di Kabupaten Probolinggo, Sabtu (29/7/2023).

Dikatakan Juli, belajar Bahasa Inggris selama ini masih dirasa sulit karena belum menjadi kebutuhan. ”Kami harap ada perubahan mindset karena Bahasa Inggris paling banyak digunakan di dunia dan ini bisa menjadi tambahan lifeskill untuk anak-anak,” ujarnya.

Ia menambahkan, di Probolinggo ada kawasan wisata Bromo. Dengan kemampuan Bahasa Inggris yang baik, diharapkan anak-anak bisa berkomunikasi dengan wisatawan dari berbagai negara dengan kemampuan Bahasa Inggris yang baik dan menunjukkan kelebihan serta keindahan Bromo.

“Kami berharap program ini dapat bermanfaat bagi tenaga pendidik dan peserta didik di Kabupaten Probolinggo. Selain itu, dengan semakin menguasai Bahasa Inggris dapat membantu Indonesia menjadi pemimpin di pasar global.” tutur Juli.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo, Fathur Rozi mengatakan upaya edukatif yang dibawa oleh EF sangat membantu para tenaga pendidik untuk menciptakan suasana belajar Bahasa Inggris yang menyenangkan bagi siswa-siswi di sekolah.

”Dengan penerapan metode baru dari EF Kids & Teens, generasi muda lebih terpacu dan memiliki keinginan untuk dapat berkomunikasi dengan Bahasa Inggris sehingga mutu pendidikan meningkat dan mendorong kemajuan wisatawan asing ke Kabupaten Probolinggo,” ujar Fathur.

Hari ini, secara khusus ada 50 guru dari 14 Sekolah Dasar Negeri serta 36 Sekolah Menengah Pertama Negeri yang mengikuti pelatihan Berbahasa Inggris yang diinisiasi oleh tim EF Kids & Teens Indonesia. Semua tenaga pendidik yang mengikuti Program Pelatihan ini memiliki latarbelakang pendidikan Bahasa Inggris.

Program pelatihan ini terdiri dari workshop secara tatap muka langsung dan workshop melalui online yang diadakan selama empat bulan secara intensif. Terdapat banyak modul pembelajaran yang dapat dipraktikkan oleh para tenaga pendidik yang mudah diaplikasikan dalam proses belajar mengajar.

(KS-5)

Komentar