Percepatan Target Sejuta Penyuluh Kemitraan UMKM, KPPU Gandeng UNESA


KANALSATU - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menggandeng pihak Universitas untuk memperoleh percepatan target Sejuta Penyuluh Kemitraan UMKM. Kali ini KPPU melakukan kerjasama dengan Universitas Negeri Surabaya.

Anggota Komisi KPPU RI, Budi Joyo Santoso mengatakan, Kemitraan UMKM saat ini menghadapi tantangan dalam mendapatkan dukungan yang memadai dari pemangku kepentingan.

"Sehingga diperlukan tindakan konkret atau regulasi yang mendukung pertumbuhan kemitraan di Indonesia," kata Budi Joyo Santoso saat mengunjungi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Unesa, Kamis (14/6/2024).

Dalam kunjungan ini Budi Joyo Santoso didampingi Kepala Kanwil IV KPPU Dendy R. Sutrisno.

Budi Joyo Santoso mengajak Universitas Negeri Surabaya untuk ikut serta dalam mendukung program satu juta penyuluh kemitraan yang digagas oleh KPPU. Dalam upaya tersebut, tercatat bahwa 100 mahasiswa dari FEB Unesa mendaftar sebagai calon Penyuluh Kemitraan.

"Kami berencana untuk melibatkan dan memberikan pelatihan khusus kepada calon penyuluh kemitraan yang berasal dari kalangan akademisi atau mahasiswa di berbagai perguruan tinggi, termasuk Universitas Negeri Surabaya," ujar Budi.

Dia menambahkan bahwa kerjasama ini diharapkan dapat membantu dalam mendukung upaya KPPU untuk memastikan persaingan usaha yang sehat di Indonesia.

Kewenangan tambahan untuk mengawasi kemitraan telah diberikan kepada KPPU berdasarkan UU No. 20/2008, namun lembaga ini menganggap pelaksanaannya belum optimal. Penilaian ini dipengaruhi oleh cakupan yang luas, jumlah UMKM yang besar di seluruh Indonesia, serta keterbatasan informasi dan sumber daya di KPPU.

KPPU meyakini bahwa diperlukan inovasi baru untuk meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap kemitraan tersebut. (KS-5)
Komentar