Dukung Pengembangan Wisata Kota Lama Surabaya, PTPN I Regional 4 Gelar Pameran Fotografi Gedung Heritage HVA

KANALSATU – PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 4 memamerkan 25 karya fotografi yang menampilkan kemegahan Gedung Heritage HVA. Pameran ini sekaligus sebagai upaya memperkenalkan gedung HVA PTPN I Regional 4 sebagai bagian dari Kawasan Kota Lama Surabaya. Sekaligus sebagai saksi sejarah industri perkebunan di Indonesia.
Seperti yang telah diketahui, gedung PTPN I Regional 4 telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya oleh Kemendikbudristek sejak 2022.
“Hari ini kami declare, kami tetapkan bahwa kami akan ikut meramaikan kegiatan di Kota Lama Surabaya dengan menghidupkan nuansa heritage dari Kota Lama Surabaya itu sendiri. Kami akan mulai me-recap agenda-agenda yang mungkin bisa dijadikan sebagai agenda wisata yang akan kami usulkan kepada Pemerintah Kota Surabaya,” kata Region Head PTPN I Regional 4 Subagiyo.
Sebelumnya, PTPN I Regional 4 menggelar awarding night dan pembukaan pameran fotografi, Selasa (10/9/2024) lalu. 25 karya fotografi terbaik dari fotografer profesional di Indonesia tersebut telah melalui proses kurasi, eliminasi dan scoring oleh para dewan juri.
“Setelah melihat animo peserta fotografer yang ternyata terkumpul 360 karya fotografi, kami menghargai, menyambut baik dan memberikan penghargaan yang luar biasa kepada semuanya melalui event ini,” ungkap Subagiyo.
Kadisbudporapar Kota Surabaya Hidayat Syah pun menyampaikan apresiasi kepada PTPN I Regional 4 yang mampu menangkap peluang wisata Kota Lama Surabaya
“Kota Lama Surabaya ini memang menjadi kebijakan dari bapak Walikota karena kita selama ini tujuan destinasi wisata kota Surabaya seharusnya banyak potensi tapi kurang digali. Tahun ini digali dan alhamdulillah Pak Subagiyo cepat sekali menangkap potensi ini. Beliau sudah bisa mengambil bagian dari Kota Lama Surabaya,” ungkap Hidayat.
Adapun pameran fotografi terbuka untuk masyarakat umum, berlangsung hingga Rabu (25/9) pukul 08.00-17.00. “Jadi, masyarakat umum bisa berkunjung ke kantor kami. Tapi untuk sementara waktu memang masih sesuai jam kerja,” jelas Sekretaris Perusahaan PTPN I Regional 4 Yunianta.
Setelah pameran usai, semua karya fotografi akan dipindahkan ke bunker yang terletak di gedung PTPN I Regional 4. Rencananya, itu akan menjadi cikal bakal berdirinya Museum PTPN sebagai sentra sejarah industri perkebunan.
“Karena memang sebenarnya perusahaan ini merupakan perusahaan Belanda yang dinaturalisasi. Jadi kami juga punya buku-buku literasi asli dari Belanda. Melalui bunker tersebut, kami juga akan tampilkan bibit-bibit perkebunan di Indonesia,” pungkas Yunianta.
(KS-5)