Tingkatkan Produktivitas Budidaya Udang, STP Luncurkan SGH Max

KANALSATU - Produsen pakan udang PT Suri Tani Pemuka (STP) meluncurkan produk terbarunya, SGH MAX. Produk terbaru ini diharaplan menjadi jawaban atas kebutuhan para petambak di tengah kondisi budidaya udang yang dinamis.

"Melalui fasilitas R&D JAPFA Aquaculture Research Station (JARS), kami menawarkan solusi bagi petambak untuk memaksimalkan produktivitas budidaya udang dengan memprioritaskan kesehatan udang, termasuk mempertimbangkan keberlanjutan aspek lingkungan," kata Direktur Utama STP Ardi Budiono saat peluncuran SGH MAX di Surabaya, Kamis (19/9/2024) malam. 

Ardi menyampaikan, petambak udang masih menghadapi berbagai tantangan. Mulai dari penyakit, perubahan kualitas air, suhu dan kondisi tambak yang dapat menghambat pertumbuhan udang. 

Pengembangan SGH MAX yang akan dipasarkan Oktober mendatang, diklaim mampu memberikan performa budidaya yang optimal. Pihaknya juga mengungkapkan untuk mendapatkan formulasi pakan yang tepat, STP terus menerus melakukan riset yang berkelanjutan untuk menemukan formula pakan yang paling tepat.

Keunggulan lain yang dimiliki SGH MAX adalah mempercepat perkembangan udang, meningkatkan produktivitas, menjaga ketahanan terhadap penyakit, hingga kontrol asupan pakan dan pengendalian stress. 

"Dengan adanya inovasi ini, kami berharap produk ini menjadi solusi baru bagi para pembudidaya udang, sehingga mampu mencapai produktivitas yang optimal," ujarnya.

Head of Nutrition & Feed Technology PT Suri Tani Pemuka Erwin Suwendi menambahkan, saat ini tantangan utama dalam budidaya udang adalah penyakit yang kerap menyerang komoditas udang. "Produk baru SGH Max ini kami kembangkan untuk memberikan ketahanan tinggi terhadap penyakit sehingga diharapkan produktivitas hasil tambak udang bisa meningkat,” tuturnya. 

Erwin mengklaim, pakan udang premium ini diklaim bisa memberikan peningkatan produktivitas antara 3-8 persen untuk ukuran udang hingga 20 gram. Dan produktivitasnya bisa meningkat jika ukuran udang bisa ditingkatkan hingga 50 gram atau lebih. 
(KS-5)

Komentar