BRI BO Rajawali Dukung Royal Plaza Surabaya Jadi Cashless Mall Pertama

SOSIALISASI & EDUKASI: Satu petugas BRI berupaya sosialisasi dan edukasi kepada tenantmaupun pengunjung di Royal Plaza Surabaya, tentang keuntungan yang didapat dengan menggunakan cashless. (dok/bri)

KANALSATU - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus mendorong upaya dalam mewujudkan cashless society di segala sektor. 

Kali ini, BRI Regional Office (RO) Surabaya melalui BRI Branch Office (BO) mendukung program 'Yuk Cashless' yang diinisiasi Royal Plaza Surabaya, dan diklaim sebagai cashless mall pertama di Indonesia.

Program itu sendiri berlangsung sejak Maret 2024 lalu hingga Maret 2025 mendatang, untuk setiap transaksi non tunai, di salah satu mall milik Pakuwon Group tersebut.

Pemimpin Cabang BRI BO Rajawali, Ida Susana Tri Rahayu, menjelaskan dukungan terhadap program ini selain untuk mendorong pembayaran non tunai di masyarakat, juga untuk mendukung program cashles society.

Selain itu, lanjutnya, BRI juga terus berupaya dalam memperkenalkan serta mengakuisisi super apps BRImo maupun produk BRI lainnya.

"Dengan BRImo, nasabah dapat melakukan berbagai transaksi finansial, mulai dari transfer dana, pembayaran tagihan, hingga investasi, semuanya dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja hanya dengan menggunakan smartphone," katanya, di Surabaya, Jumat (4/10/2024).

Untuk itu, pihaknya juga terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada tenant maupun pengunjung di Royal Plaza Surabaya, terutama bagaimana keuntungan yang didapat dengan menggunakan cashless, sehingga diharapkan mereka akan beralih ke cashless.

"Cashless bisa dilakukan dengan super apps BRImo melalui QRIS, EDC maupun lainnya, dan banyak keuntungan yang didapat. Bagi pembeli, jika sebelumnya harus membawa uang atau mencari ATM dulu untuk melakukan pembelian, kini cukup membawa HP semua jenis transaksi bisa dilakukan termasuk belanja di mall," ungkap Ida.

Sementara bagi pelaku UMKM, tambahnya, transaksi cashless bisa mendorong naik level. 

Pasalnya, semua transaksi digital terecord dengan baik tahun ini maupun taghun-tahun sebelumnya. 

Sehingga kalau memerlukan tambahan modal dari bank, maka bank cukup melihat historinya saja di transaksi digital.

"Jika masih manual, harus menghitung uang dulu terus di setorkan ke bank. Kadang catatan jumlah transaksi sebulan yang lalu sudah hilang. Kalau dengan digital, semua dana langsung masuk ke rekening dan tidak perlu repot menghitung lagi. Data digitalnya juga bisa dibuka hingga 5 tahu atau 10 tahun ke belakang. Sehingga bank kalau mau kasih kredit akan lebih mudah lihat recordnya," paparnya.

Apalagi, lanjut dia lagi, dalam program tersebut Royal Plaza Surabaya menyediakan banyak hadiah untuk pengunjung yang melakukan pembayaran non tunai. 

Di mana pada puncaknya disediakan grand prize berupa 10 sepeda motor, gadget dan 2 unit mobil, dan akan mendapatkan lebih banyak kupon undian jika melakukan transaksi cashless dengan BRI. (ard)

Komentar