Guri Ramen Surabaya di Raya Darmo Permai I, Relokasi ke Raya Darmo II dengan New Konsep

GURI RAMEN SURABAYA: Suasana pembukan kedai Guri Ramen Surabaya di Raya Darmo Permai II, relokasi dari Relokasi Raya Darmo I, Jumat (15/11/2024). (ard)

KANALSATU - Guri Ramen Surabaya di Raya Darmo Permai I, Relokasi ke Raya Darmo II dengan new konsep, menawarkan menu baru untuk memenuhi gaya hidup pecinta kuliner muda.

Chef Founder Guri Ramen, Andre Winyoto, mengatakan membuka kedai makanan berasal dari Jepang, yaitu ramen, yang menjadi salah satu kuliner khas negara matahari terbit, ke Surabaya, memang tak mudah.

Hal itu diakui karena dirinya harus terus menyesuaikan dengan selera dan rasa lidah masyarakat Indonesia, khususnya Surabaya.

Bukan hanya rasa, ramen yang autentik seperti di Jepang, umumnya mengandung lemak babi dan mirin, juga harus harus diubah menjadi sajian halal.

"Salah satu di antara tempat makan ramen halal yang ada di Surabaya adalah Guri Ramen yang kami kelola ini," katanya di sela pembukan kedai Guri Ramen Surabaya di Raya Darmo Permai II, relokasi dari Raya Darmo I, Jumat (15/11/2024).

Untuk Guri Ramen Surabaya Raya Darmo ini, lanjut Andre, sengaja disiapkan untuk memenuhi gaya hidup pecinta kuliner kalangan muda.

Dengan kapasitas tempat duduk sekitar 60 orang, disiapkan dengan konsep baru dan juga menu baru dengan khas rasa original dan pedas.

Begitu juga menu yang disajikan, jika kurang diminati akan segera diganti dengan menu yang citarasa tak meninggalkan ramen asal Jepang, namun tetap diminati kalangan muda Surabaya.

Sherly Jessica, Guri Ramen Brand Comm Manager, membenarkan hal terbut. Dengan cara itu kedai miliknya bertahan, yaitu empat di Surabaya dan dua kedai di Malang.

Sedangkan untuk menu baru, disebutkan seperti Tori Kinta Ramen, Tori Yaki Don, Terryyaki Inari, Guri Purin dan Tori Yaki.

Namun secara umum, ramen yang dibuat sendiri tersebut diakui dipadu dengan kuah miso yang terbuat dari kaldu ayam, ikan, dan daging sapi.

Tekstur atau konsistensi kuah yang ringan memberikan rasa gurih yang khas hasil dari pengolahan selama 8 hingga 10 jam. 

Basic-nya miso jadi bisa lebih diterima juga di lidah anak-anak. Kalau yang suka kuah yang thick(tebal) lebih ke kari. Ramen kami halal MUI,” ungkapnya.

Dengan harga relatif terjangkau buat mahasiswa, kalangan muda atau pasangan keluarga muda, sudah bisa menikmati semangkuk saitama tori, ramen yang berisi homemade ramen, ayam panggang, jagung, narutomaki, katsuobushi, nori, daun bawang dan kuah kaldu spesial.

Andre dan Sherly, tampak detail dalam merintis usahanya tersebut, khususnya menangkap peluang pecinta kuliner yang menjadi gaya hidup kalangan muda

Dicontohkan, dalam pemilihan telur pun, melalui proses memasak yang cukup lama untuk menghasilkan rasa bumbu yang pas. 

Telur pendamping ramen direbus dengan tingkat kematangan tiga seperempat dan dimarinasi selama delapan jam.

“Telur omega kalau di Jepang telurnya khas merah dan itu kaya protein. Dimakan setengah matang aman dan cocok juga untuk balita yang sedang gerakan tutup mulut (GTM). Karena di sini kita pertimbangkan gizi juga, sehingga tidak karbohidrat saja,” ungkap Sherly.

Untuk pilihan ramen, Sherly memberikan rekomendasi Signature Menu Guri Ramen berisi homemade ramen, yakiniku beef, ayam panggang, homemade ayam goreng panko, jagung, narutomaki, katsuobushi dan nori. Ada pula Yaki Ramen, Yaki Gyu Ramen.

Juga ada beberapa pilihan ramen kering. Mentai Karagedon, Bifuteki Wagyudon dan Ebi Furai Don untuk pilihan nasi.

Tak ketinggalan, bola ayam khas Jepang dengan saus mentai yang dibakar dan Tobiko. 

Bagi penggemar gyoza atau dumpling ayam khas Jepang, Guri Ramen menghadirkan Gyoza Hitam dari kulit charcoal isi ayam dan keju lumer dengan cocolan saus mentai. (ard)

Komentar