Siantar Top Triwulan III Tahun 2024 Berhasil Membukukan Laba Bersih Rp1,02 Triliun

KANALSATU - PT Siantar Top Tbk pada triwulan III Tahun 2024, berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp1,02 triliun, atau naik sekitar 48,08% dibanding periode sama tahun lalu.
Armin, Direktur Utama PT Siantar Top Tbk, mengatakan perseroannya pada III Tahun 2024, berhasil membukukan laba bersih sekitar 48,08% dibanding periode sama tahun lalu.
"Angka tepatnya sebesar Rp1,02 triliun, atau naik sekitar naik Rp330 miliar (setara denga 48,08%) dibanding tahun lalu," katanya saat Public Expose PT Siantar Top Tbk tahun 2024, di Verwood Hotel & Serviced Residence, Surabaya, Selasa (10/12/2024).
Paparan publik (Public Expose) Itu sendiri disebutkan mencakup kinerja perseroan dan penerapan stategi Perseroan di periode triwulan III tahun 2024.
Armin secara rinci menjelaskan perseroannya sampai dengan triwulan III Tahun 2024, berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp1,02 triliun, atau naik Rp330 miliar (atau setara 48,08%), dibanding periode sama tahun 2023.
Keberhasilan ini diakui didukung dengan penerapan strategi Perseroan untuk meningkatkan penjualan.
Langkah itu juga membuat Perseroan pada periode Triwulan III Tahun 2024 bisa mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp3,7 trikiun.
"Laba pada posisi itu naik sebesar sebesar Rp77,8 mikiar, atau meningkat 2,15% dibanding dengan periode sama tahun 2023, yaitu sebesar Rp3,62 triliun," jelasnya.
Lebih jauh Armin mengataka bahwa Perseroan terus berupaya untuk memanfaatkan peluang bisnis demi mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Dari langkah itu diperoleh penjualan bersih sampai September 2003 Rp3,62 triliun, pada posisi sama 2024 menjadi Rp3,70 triun, atau meningkat 2,15%.
Sedangkan Laba Bersih, jika September 2023 Rp688 miliar, pada posisi sama 2924 menjadi Rp1,02 triliun, atau meningkat 48,08%.
Disinggung strategi Perseroan, dia menjelaskan telah melakukan beberapa upaya, antara lain:
-Melakukan inovasi produk
-Memperluas jaringan distribusi dengan multi distributor nasional
-Melakukan width and depth distribusi dengan melakukan konsep spreading, coverage area, dan penetrasi
-Meningkatkan pemasaran melalui harga yang kompetitif
-Meningkatkan Kualitas SDM dengan pelatihan berkesinambungan
-Melakukan Pengendalian Biaya dengan efisiensi dan Intregated Value Chain. (ard)