Polytron Resmikan Showroom Mobil Listrik Pertama di Surabaya

KANALSATU - PT Hartono Istana Teknologi (Polytron) resmi membuka showroom mobil listrik pertamanya di Surabaya sebagai bagian dari strategi ekspansi nasional kendaraan listrik.
Showroom di Surabaya ini menjadi gerai kedua setelah Jakarta, sekaligus menandai komitmen perusahaan dalam memperluas akses kendaraan listrik di kota-kota besar Indonesia.
Commercial Director Polytron, Tekno Wibowo, menjelaskan bahwa Surabaya dipilih sebagai lokasi ekspansi kedua karena populasinya yang tinggi serta karakter kota besar dengan daya beli kuat.
"Surabaya merupakan kota penting setelah Jakarta. Selain populasinya besar, banyak masyarakat dengan potensi daya beli tinggi terhadap kendaraan listrik," ujarnya saat pembukaan showroom di Rungkut Industri, Surabaya, Selasa (22/7/2025).
Sejak peluncuran perdana mobil listrik G3 dan G3+ pada Mei 2025, Polytron mencatat permintaan awal yang cukup menjanjikan, yakni sekitar 60 unit hanya dalam waktu satu bulan. Dengan pembukaan showroom ini, perusahaan berharap masyarakat dapat merasakan langsung pengalaman test drive, sehingga meningkatkan minat dan konversi pembelian kendaraan listrik.
Polytron menargetkan penjualan kendaraan listriknya tahun ini dapat mencapai 800 hingga 1.000 unit. Untuk mendukung target tersebut, perusahaan akan membangun total delapan showroom di berbagai kota strategis.
Tekno juga menyoroti sejumlah keunggulan mobil listrik, seperti efisiensi biaya operasional, kemudahan mobilitas di kota besar seperti Jakarta yang menerapkan sistem ganjil-genap, serta kontribusinya terhadap lingkungan.
"Masyarakat kita semakin sadar pentingnya gaya hidup ramah lingkungan. Mobil listrik adalah salah satu solusi efisien sekaligus berkelanjutan," tuturnya.
Nantinya di Jakarta akan ada tiga showroom kendaraan listrik Polytron, dua di Surabaya serta Bandung, Semarang, dan Medan.
Pembukaan showroom ini juga sejalan dengan target pemerintah Indonesia dalam menghentikan kendaraan berbahan bakar fosil secara bertahap mulai 2040 dan mencapai netralitas karbon (net zero emission) pada 2060.
Di Jawa Timur sendiri, dukungan infrastruktur kendaraan listrik terus berkembang dengan ketersediaan 339 unit SPKLU di 206 titik strategis.
Dengan ekspansi ini, Polytron berharap dapat mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia sekaligus memperkuat posisinya sebagai pelaku utama dalam transisi energi nasional di sektor transportasi.
Tak hanya mobil listrik, showroom ini juga menghadirkan layanan terpadu 3S (Sales, Service, dan Sparepart) untuk mendukung seluruh kebutuhan pelanggan.
"Melalui Polytron EV Gallery & Service ini, kami ingin menghadirkan pusat layanan terpadu yang memudahkan masyarakat mengakses seluruh lini produk kendaraan listrik kami," jelas Tekno.
(KS-5)