Potensial, Kapal Pesiar Halal Aroya Cruises Incar Wisatawan Surabaya

KANALSATU – Pasar wisata halal di Indonesia kembali mendapat angin segar dengan hadirnya konsep Islamic cruise atau pelayaran halal yang ditawarkan Aroya Cruises Malaysia. Dalam roadshow perdananya di Surabaya, perusahaan melihat potensi besar dari masyarakat Muslim, khususnya di Jawa Timur, untuk menikmati wisata laut bebas alkohol dan hiburan Islami.
Project Director Islamic Cruise Malaysia, Ab Rahman Mohd Ali, mengatakan Surabaya menjadi kota kelima dalam rangkaian promosi setelah Jakarta, Balikpapan, Makassar, dan Pekanbaru. “Tidak banyak orang yang tahu ada kapal pesiar halal. Potensinya cukup besar. Kapal kami bebas alkohol, tanpa judi, dan menawarkan pengalaman berlayar yang berbeda. Peminatnya sekarang semakin banyak,” ujarnya, Senin (11/8/2025) di Surabaya.
Sama seperti kapal pesiar pada umumnya, ada banyak aktivitas Dan hiburan yang bisa dinikmati. Termasuk juga berbagai jenis hidangan dari beberapa restoran yang ada. Tentunya, semua hidangan dijamin halal.
Aroya Cruises telah memulai pelayaran perdananya pada Desember 2024. Paket terpopuler adalah pelayaran 3 hari 2 malam dengan rute Kuala Lumpur–Langkawi–Kuala Lumpur, dengan harga mulai 274 dolar AS.
Sementara paket terpanjang, 14 hari dari Port Klang (Malaysia) ke Jeddah dibanderol mulai 4.117 dolar AS. Paket perjalanan ke Jeddah ini biasanya sekaligus digabungkan dengan ibadah umroh. Dalam perjalanannya, kapal pesiar ini akan melewati Malaysia, Indonesia, Maldives, Oman hingga di Saudi Arabia.
Dengan total 3.000 kabin, pihak Aroya menargetkan 60 persen penumpang berasal dari Indonesia. “Hari ini kami bertemu 43 agen perjalanan dari Surabaya dan sekitarnya. Harapannya tahun depan bisa berlayar langsung dari pelabuhan Indonesia,” tambah Ab Rahman.
GSA Manager PT Megatrans Nusantara, Abdul Azis Maliki, menegaskan pelayaran halal memiliki segmen pasar tersendiri. “Konsep ini unik, tanpa alkohol dan judi. Di dalam kapal ada kajian. Hiburannya lebih Islami. Banyak yang mencari, apalagi Indonesia punya populasi Muslim terbesar di dunia. Kami optimis bisa membawa cruise ini ke pasar Indonesia,” ujarnya.
PT Megatrans Nusantara (MTN) sendiri merupakan perwakilan resmi agen Malaysia Airlines yang bermitra dengan Aroya Cruises Malaysia.
Assistant Director Megatrans Nusantara, Dede H. Hartono, menambahkan potensi kolaborasi dengan sektor transportasi udara juga sangat terbuka.
“Load factor Malaysia Airlines dari Surabaya ke Kuala Lumpur mencapai 95 persen dengan dua penerbangan per hari. Kolaborasi maskapai, penyedia cruise, dan pelaku pariwisata lokal akan membuat paket ini lebih menarik,” jelasnya.
Setelah Surabaya, roadshow akan dilanjutkan ke Bandung, Makassar dan Aceh untuk memperluas jaringan agen perjalanan. (KS-5)