Pemprov Jatim Gelontorkan Rp300 Miliar untuk Bank UMKM

KANALSATU — Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan penyertaan modal senilai Rp300 miliar kepada BUMD Bank UMKM. Kebijakan ini ditujukan untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, menjelaskan bahwa tambahan modal ini akan dimanfaatkan untuk memberikan subsidi kredit sehingga UMKM dapat memperoleh pinjaman dengan bunga sangat rendah, hanya 3 persen.
“Kami tadi ada rencana untuk penyertaan modal sebesar Rp300 miliar untuk BUMD Bank UMKM, yang diperuntukkan untuk pengelolaan bank supaya bisa memberikan subsidi kredit kepada UMKM,” jelas Adhy, Rabu (20/8/2025).
Menurut Adhy, antusiasme masyarakat terhadap pinjaman berbunga rendah sangat tinggi, sementara kebutuhan permodalan UMKM juga terus meningkat. Dengan adanya penyertaan modal ini, diharapkan Bank UMKM dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha dan memperluas akses pembiayaan.
“Ini bagian penting karena UMKM kebutuhannya sangat besar dan peminatnya sangat banyak,” tambahnya.
Kebijakan ini diharapkan menjadi angin segar bagi sektor UMKM yang selama ini menjadi motor penggerak ekonomi Jawa Timur. Dengan akses modal lebih terjangkau, pertumbuhan ekonomi di tingkat daerah diharapkan semakin merata dan inklusif.
(KS-5)