YBM PLN UIT JBM Berikan Bantuan Pelatihan Digital Marketing untuk Penyintas ODGJ di Malang

KANALSATU - Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memberikan bantuan pelatihan digital marketing kepada para penyintas Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Posyandu Jiwa “Gerdu Sawah”, Desa Wonorejo, Kabupaten Malang.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian ekonomi dan keterampilan para penyintas agar lebih berdaya serta diterima di masyarakat.
Ketua YBM PLN UIT JBM, Alimmufadhol, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut diberikan kepada 23 penerima manfaat pada Januari–Februari 2025. Program dilakukan dalam tiga tahap, meliputi pelatihan foto produk, pembuatan copywriting dan caption, serta strategi pemasaran melalui Facebook Ads.
“Bantuan ini kami berikan agar para penyintas ODGJ memiliki keterampilan dan dapat memasarkan produknya secara lebih luas melalui platform digital,” ujar Alimmufadhol.
Saat tim PLN UIT JBM meninjau lokasi pada Jumat (29/8), para penyintas tampak mengerjakan proses membatik dengan pendampingan fasilitator.
Produk batik ciprat yang dihasilkan kini mulai dikenal publik dan mendapat pesanan dari media sosial. Namun, proses produksi masih terbatas karena menyesuaikan kondisi dan kemampuan para penyintas.
Salah satu fasilitator, M. Wahid, mengungkapkan bahwa pesanan batik meningkat sejak adanya pelatihan, tetapi kapasitas produksi belum maksimal. “Kami tetap harus mempertimbangkan kondisi teman-teman penyintas, sehingga pengerjaan dilakukan sesuai kemampuan mereka,” ujarnya.
General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, mengapresiasi program ini dan berharap pelatihan digital marketing dapat memberikan dampak ekonomi bagi para penyintas ODGJ.
“Kami berharap usaha batik yang dikerjakan para penyintas semakin dikenal dan memberikan penghasilan tambahan. Ini merupakan bukti komitmen PLN UIT JBM untuk hadir dan memberi manfaat di tengah masyarakat,” kata Ika.
Posyandu Jiwa “Gerdu Sawah” merupakan binaan RSJ Radjiman Wediodiningrat Malang dan berfokus pada pelayanan kesehatan mental, deteksi dini gangguan jiwa, serta pendampingan bagi ODGJ.
Melalui program YBM PLN UIT JBM ini, keberadaan usaha batik ciprat di Desa Wonorejo diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi pemberdayaan penyintas. (KS-5)