Peduli Lingkungan, PLN UIT JBM Resmikan TPS 3R di Mojokerto

KANALSATU - Sebagai wujud nyata dalam menjalankan kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM), meresmikan fasilitas air bersih, sanitasi, dan TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang bertujuan untuk menciptakan desa yang bersih, indah, nyaman, serta meningkatkan perekonomian masyarakat.
Peresmian dilakukan secara simbolis dengan pemotongan pita dan penyerahan kunci kendaraan angkut sampah dari , kepada Direktur Bumdes Barokah Mlirip, Harianto.
“Semoga TPS 3R ini membawa manfaat untuk Desa Mlirip, dan juga kami berharap agar masyarakat turut berpartisipasi dengan menggiatkan bank sampah yang mulai berjalan serta turut menjaga keamanan kelistrikan di lingkungan sekitar dengan tidak bermain layang layang di sekitar jaringan listrik," kata Manager PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Malang, Emmy Muflihatun Asana dalam sambutannya.
Program ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara PLN dan pemerintah daerah dalam mendukung program sanitasi, air bersih, dan pengelolaan sampah. Sejak program ini berjalan, jumlah peserta TPS 3R di desa tersebut telah meningkat sekitar 45% dari 385 menjadi 650 orang.
Sebagai informasi, Bank sampah adalah suatu tempat yang digunakan untuk mengumpulkan sampah yang sudah dipilah-pilah. Hasil dari pengumpulan sampah yang sudah dipilah akan disetorkan ke tempat pembuatan kerajinan dari sampah atau ke tempat Pengepul sampah.
Bank sampah dikelola menggunakan sistem seperti perbankan yang dilakukan oleh petugas bank sampah.
Secara terpisah, General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali, Ika Sudarmaja menegaskan komitmen PLN dalam kegiatan sosial dan lingkungan.
“PLN secara konsisten turut menggalakkan aktivasi Bank Sampah di pedesaan khususnya sekitar jalur transmisi listrik. Bank sampah terbukti mampu menciptakan lapangan kerja dan memberdayakan masyarakat secara ekonomi dan sosial," ujar Ika. (KS-5)