Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar, Strategi Proteksi dan Stabilitas Finansial Jangka Panjang

KANALSATU — Instrumen keuangan berbasis dolar Amerika Serikat (USD) kian diminati masyarakat Indonesia, mengingat tren nilai tukar mata uang ini yang cenderung menguat stabil dibandingkan rupiah.
Meski begitu, masih banyak yang belum memahami bagaimana USD dapat menjadi sarana proteksi sekaligus investasi jangka panjang.
Berdasarkan data Bank Indonesia, nilai tukar USD pada Agustus 2025 tercatat Rp16.421 per dolar, naik sekitar 16% dibanding Agustus 2015 yang berada di Rp14.137. Kestabilan dolar di pasar global juga menjadikannya aset “safe haven” saat krisis, karena menawarkan likuiditas tinggi dan daya tahan menghadapi resesi.
“Dolar Amerika Serikat selama ini menjadi instrumen yang relatif aman saat terjadi ketidakpastian. Dengan strategi tepat, dolar juga bisa memberi hasil jangka panjang,” ungkap Chief Customer, Marketing, & Product Officer AXA Mandiri, Theodores Tangke.
Selain tabungan valas, obligasi dolar, dan forex, instrumen lain yang kini menarik perhatian adalah asuransi dwiguna berbasis USD. Produk ini tidak hanya memberikan perlindungan jiwa, tetapi juga manfaat finansial dalam bentuk mata uang dolar.
“Asuransi dwiguna berbasis dolar memberikan santunan jiwa jika tertanggung meninggal dunia, manfaat tunai, hingga manfaat akhir masa asuransi. Bahkan, beberapa produk menyediakan manfaat tunai berkala setiap tahun. Hal ini membuatnya relevan sebagai instrumen perencanaan keuangan jangka panjang,” jelas Theo.
Sebelum memilih produk, masyarakat disarankan memperhatikan tiga hal penting. Pertama, menyesuaikan manfaat dengan kebutuhan finansial.
Kemudian, memilih perusahaan asuransi bereputasi terpercaya. Yang terakhir, mengikuti perkembangan nilai tukar dolar yang dipengaruhi kebijakan global, khususnya dari Amerika Serikat.
Dengan kombinasi proteksi dan potensi finansial berbasis dolar, asuransi dwiguna dapat menjadi salah satu solusi bagi masyarakat Indonesia untuk menjaga stabilitas keuangan sekaligus mempersiapkan masa depan dengan lebih aman.
(KS-5)