Bank Jatim Nyatakan Siap Kelola Dana Pemerintah untuk Dorong Kredit Produktif

KANALSATU — Bank Jatim menyatakan komitmennya untuk mengelola penempatan dana pemerintah secara hati-hati dan produktif. Langkah ini sejalan dengan rencana Kementerian Keuangan yang akan memperluas distribusi kas negara ke bank pembangunan daerah, setelah sebelumnya ditempatkan di Bank Himbara.
Direktur Utama Bank Jatim, Winardi Legowo, mengungkapkan hingga kini pihaknya belum menerima pemberitahuan resmi dari Kemenkeu terkait penempatan dana tersebut. Meski begitu, Bank Jatim siap menyukseskan kebijakan pemerintah.
“Dana yang ditempatkan di Bank Jatim nantinya akan kami salurkan ke sektor produktif, sehingga dapat menggerakkan rantai pasokan ekonomi dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi,” kata Winardi melalui siaran pers, Selasa (7/10/2025).
Ia menambahkan, Bank Jatim terus berupaya meningkatkan porsi dana murah dari masyarakat melalui digitalisasi transaksi dan layanan berbasis ekosistem. Strategi ini dinilai mampu menjaga biaya dana tetap efisien dengan mempertahankan rasio current account savings account (CASA) pada level yang sehat.
Menurut Winardi, penempatan dana pemerintah akan dioptimalkan untuk memperluas penyaluran kredit, terutama bagi sektor produktif, namun tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian.
“Per Agustus 2025, penyaluran kredit Bank Jatim tumbuh 13,5% secara tahunan (year on year) dengan rasio CASA mencapai 60,4%,” jelasnya.
Langkah pemerintah menempatkan dana di bank pembangunan daerah diharapkan memperkuat peran BPD dalam mendukung pembiayaan sektor riil, sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah tantangan global.
(KS-5)