Gandeng Tiga Menteri, Khofifah Dorong Akselerasi Rumah Rakyat


KANALSATU - Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama tiga kementerian — Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Kemenko Infrastruktur, dan Kemendagri — meluncurkan Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan dan FLPP di Surabaya, Kamis (16/10/2025).

Program ini merupakan bagian dari target nasional pembangunan tiga juta rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan, program ini mencerminkan komitmen negara dalam menjamin hak dasar warga atas tempat tinggal yang layak. Ia menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan rumah bagi MBR adalah tanggung jawab moral dan konstitusional pemerintah pusat maupun daerah.

Khofifah juga menyoroti pentingnya sinergi antara kementerian, pemda, perbankan, pengembang, dan sektor swasta untuk memperluas akses dan memastikan kualitas perumahan.

Jatim sendiri telah mengembangkan Sistem Informasi Data RTLH untuk menjamin bantuan rumah tepat sasaran. Saat ini, sistem telah merekam lebih dari 94 ribu data dengan validasi mencapai 96 persen.

Program ini tidak hanya berdampak sosial, tapi juga ekonomi, karena menggerakkan berbagai sektor seperti konstruksi dan UMKM. Oleh karena itu, seluruh pemangku kepentingan diajak untuk aktif mendukung agar program ini memberi manfaat nyata.

Menteri PKP Maruarar Sirait menyatakan bahwa KUR Perumahan dan FLPP adalah solusi nyata pembiayaan rumah rakyat. Mendagri Tito Karnavian juga mendorong pemerintah daerah untuk serius mendukung program prioritas nasional ini.
(Ks-5)
Komentar