XLSMART Gelar Pelatihan Literasi Digital dan Kewirausahaan untuk Disabilitas di Kediri

KANALSATU — PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) kembali menunjukkan komitmennya terhadap keberagaman, kesetaraan, dan inklusi (Diversity, Equity & Inclusion / DEI) melalui program “XLSMART Peduli Disabilitas Berdaya.” 

Kegiatan ini digelar di Kediri dan diikuti puluhan peserta dari kalangan penyandang disabilitas, termasuk Teman Tuli, Teman Daksa, dan Teman Netra.

Pelatihan tersebut berfokus pada penguatan literasi digital dan kewirausahaan, dengan menghadirkan mentor lokal dan digital entrepreneur Karyati Niken. 

Para peserta mendapatkan bimbingan praktik mengenai pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk membuat konten promosi usaha mikro di media sosial. Kegiatan juga dilengkapi dengan sesi pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan keterampilan peserta.

“Teknologi adalah jembatan untuk membuka peluang yang setara bagi semua. Kami ingin membantu Teman Disabilitas agar semakin percaya diri, berdaya saing, dan mandiri secara ekonomi di era digital,” ujar Group Head Region East XLSMART, Dodik Ariyanto.

Dodik menambahkan, masih banyak penyandang disabilitas yang menghadapi keterbatasan dalam akses informasi dan kesempatan kerja. Melalui pelatihan ini, XLSMART berupaya menghadirkan solusi yang relevan agar mereka dapat memanfaatkan kanal digital sebagai sarana pengembangan usaha dan peningkatan kemandirian ekonomi.

Pelatihan di Kediri merupakan bagian dari rangkaian XLSMART Peduli Disabilitas Berdaya 2025, yang telah dimulai sejak Juni 2025. 

Sebelumnya, kegiatan diselenggarakan secara offline di Bandung, kemudian online pada 10 dan 18 September, serta dilanjutkan ke kota-kota lain seperti Semarang dan Bengkulu. Rangkaian ini akan ditutup dengan sesi online pada 29 Oktober 2025.

Hingga akhir program, sebanyak 500 penyandang disabilitas dari 65 kota di Indonesia ditargetkan berpartisipasi, baik secara daring maupun luring. 

Peserta terdiri dari beragam kelompok disabilitas — mulai dari tuli, daksa, netra, low vision, HoH, fisik, mental, intelektual, hingga dwarfisme. Masing-masing peserta diharapkan menularkan ilmu yang diperoleh kepada 2–3 anggota komunitas lainnya, sehingga total penerima manfaat dapat mencapai 1.500 orang.

Dalam penyelenggaraannya, XLSMART menggandeng Daarut Tauhid Peduli (DT Peduli), Komunitas Bloggercrony Indonesia (BCC), PPDI, GERKATIN, Komunitas Kitasama Bengkulu, Sahabat Difabel Semarang, dan Peak Performance Indonesia. 

Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan bagaimana sinergi antara dunia usaha, komunitas, dan lembaga sosial mampu memperluas dampak sosial dan membuka peluang setara bagi komunitas disabilitas.

Melalui pelatihan di Kediri, XLSMART menargetkan peningkatan kepercayaan diri, keterampilan digital, serta kemampuan wirausaha peserta disabilitas agar mereka menjadi pelaku usaha tangguh dan adaptif di era digital. 

Program ini juga menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek kesetaraan, inklusi sosial, pendidikan berkualitas, dan pertumbuhan ekonomi.
(KS-5)

Komentar