Diagnosis dan Terapi Stroke di National Hospital Kini Bisa Dilakukan Hanya Dalam Hitungan Menit

KANALSATU – Bertepatan dengan peringatan World Stroke Day, National Hospital Surabaya memperkenalkan sistem diagnosis dan terapi stroke terintegrasi pertama di Indonesia. Inovasi ini menegaskan komitmen rumah sakit tersebut untuk menghadirkan layanan kesehatan berstandar global tanpa perlu ke luar negeri.
Sistem baru ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara National Hospital Surabaya dan Siemens Healthineers Indonesia. Dua teknologi mutakhir — Turbo Flash CT Scan 1152 SOMATOM Force dan ARTIS Icono Biplane (Pro) — dikombinasikan dalam satu alur layanan untuk mempercepat diagnosis dan penanganan pasien stroke hanya dalam hitungan menit.
“Stroke adalah kondisi darurat di mana setiap menit sangat berarti. Melalui sistem terintegrasi ini, kami berupaya memangkas waktu penanganan dan meningkatkan peluang kesembuhan pasien,” ujar CEO National Hospital Surabaya, Ang Hoey Tiong, Rabu (29/10/2025).
Teknologi Turbo Flash CT Scan 1152 SOMATOM Force menggunakan sistem Dual Source yang mampu menghasilkan citra otak beresolusi tinggi dengan dosis radiasi rendah dan kontras minimal. Alat ini memungkinkan pemeriksaan whole-brain perfusion dalam hitungan detik.
Sementara itu, ARTIS Icono Biplane (Pro) menghadirkan visualisasi dua arah secara real-time, mendukung tindakan mechanical thrombectomy dengan presisi tinggi. Teknologi ini membantu dokter mengangkat sumbatan pembuluh darah otak dengan risiko komplikasi lebih rendah dan mempercepat proses pemulihan pasien.
Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam membawa standar baru penanganan stroke di Indonesia. “Misi kami adalah pioneering breakthroughs in healthcare. For everyone. Everywhere. Kehadiran teknologi ini membuktikan bahwa inovasi global kini dapat diakses masyarakat Indonesia untuk penanganan stroke yang lebih cepat dan efektif,” ungkap President Director Siemens Healthineers Indonesia Alfred Fahringer.
Dengan adanya sistem pencitraan dan terapi terintegrasi ini, National Hospital berharap dapat meningkatkan peluang kesembuhan, menurunkan risiko kecacatan jangka panjang, serta memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi penyintas stroke di Indonesia.
(KS-5)