Pertamina Tangani 782 Laporan Konsumen, Wagub Jatim Pastikan Pemerintah Kawal Mutu BBM

KANALSATU – Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jawa Timur tetap aman dan terjaga mutunya. Langkah ini diambil menyusul adanya laporan masyarakat terkait gangguan mesin kendaraan setelah pengisian BBM di beberapa wilayah.
Region Manager Retail Sales Jatimbalinus, Deny Sukendar, mengungkapkan hingga 5 November 2025, sebanyak 782 laporan konsumen telah ditangani di bengkel resmi yang direkomendasikan Pertamina. Mayoritas kendaraan kembali normal hanya dengan pembersihan tangki dan penggantian bahan bakar.
“Semua produk BBM kami telah melalui pengawasan ketat sejak dari terminal pengiriman hingga SPBU. Kami terus memeriksa kadar air, density, dan rantai distribusi untuk memastikan kualitas terjaga,” jelas Deny.
Deny menambahkan, Pertamina juga membuka posko layanan aduan konsumen di SPBU dan melalui Pertamina Contact Center 135, email pcc135@pertamina.com, serta akun Instagram @pertamina.135.
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak menyambut baik langkah cepat Pertamina. Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi turut mengawal proses investigasi teknis agar masyarakat mendapat kepastian dan pelayanan terbaik.
“Pemerintah bersama Pertamina memastikan semua keluhan ditangani secara transparan. Masyarakat tidak perlu panik, tetap isi BBM seperti biasa. Kami ingin memastikan mutu dan pelayanan benar-benar dijaga,” tegas Emil.
Emil juga meminta masyarakat untuk melapor ke bengkel resmi atau SPBU jika mengalami kendala pasca pengisian BBM. “Kami ingin masyarakat tahu bahwa pemerintah hadir dan Pertamina bertanggung jawab penuh,” tambahnya.
Dengan sinergi antara Pertamina dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, proses penanganan aduan diharapkan berjalan lebih cepat dan menjaga kepercayaan publik terhadap kualitas BBM nasional.
(KS-5)