Padel Kian Diminati, Kodam V/Brawijaya Hadirkan Lapangan Padel Playy Pandu Sakti di Surabaya

Pengelola Padel Playy Pandu Sakti, (kiri) Arif Suyoso bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin (dua dari kiri) saat penandatanganan prasasti Padel Playy Pandu Sakti di Surabaya, Selasa (11/11/2025).

KANALSATU — Demam olahraga padel kini semakin meluas di berbagai kota besar Indonesia, termasuk Surabaya. Olahraga yang merupakan perpaduan antara tenis dan squash ini diminati karena dinilai seru, mudah dimainkan, dan bisa menjadi sarana rekreasi bersama keluarga maupun komunitas. 

Melihat tren tersebut, Kodam V/Brawijaya menghadirkan Lapangan Padel Playy Pandu Sakti, sebagai wujud dukungan terhadap gaya hidup sehat sekaligus pengembangan fasilitas olahraga modern di lingkungan militer.

Lapangan yang berlokasi di Jalan Hayam Wuruk, Surabaya ini resmi dibuka pada 11 November 2025, bertepatan dengan Hari Akademi Militer (Akmil). 

Pengelola Padel Playy Pandu Sakti, Arif Suyoso mengapresiasi dukungan penuh dari Kodam V/Brawijaya. “Pembangunan dimulai lima bulan lalu dengan target tiga bulan selesai, tapi akhirnya rampung dalam 110 hari karena ada keterlambatan pengiriman perlengkapan dari Tiongkok,” ujar Arif.

Ia mengungkapkan, meski sempat mengalami kendala, proses pembangunan tetap berjalan lancar berkat keterlibatan langsung Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, yang setiap minggu meninjau perkembangan proyek di lapangan. 

“Nama ‘Padel Playy’ kami pilih dengan dua huruf Y, karena ingin menonjolkan semangat play atau bermain yang menyenangkan,” tambahnya.

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Rudy Saladin menjelaskan bahwa nama “Pandu Sakti” memiliki makna khusus bagi dirinya. “Pandu Sakti adalah nama paguyuban Akmil angkatan 1997, jadi lapangan ini juga menjadi simbol kebersamaan dan semangat persaudaraan antarangkatan,” ujarnya.

Rudy menilai kehadiran lapangan padel ini semakin memperkaya fasilitas olahraga yang sudah dimiliki Kodam V/Brawijaya, seperti driving range, kolam renang, lapangan tenis, sepak bola, dan basket. 

“Olahraga padel ini sedang naik daun di dunia, berasal dari Meksiko dan Spanyol, dan kini mulai berkembang pesat di Indonesia. Di Surabaya baru sekitar 20 lapangan yang beroperasi, jadi kami ingin ikut mendukung pertumbuhannya,” ungkapnya.

Lapangan Padel Playy Pandu Sakti dibangun dengan sistem Build-Operate-Transfer (BOT) selama 10 tahun. Fasilitas ini tidak hanya diperuntukkan bagi prajurit, tetapi juga terbuka untuk masyarakat umum. 

“Kami berharap fasilitas ini bisa bermanfaat untuk banyak orang, menjadi sarana meningkatkan kebugaran, memperkuat kekompakan, dan mungkin ke depan bisa melahirkan atlet-atlet padel berprestasi,” kata Pangdam.

Dengan hadirnya lapangan baru ini, Kodam V/Brawijaya tak hanya memperluas sarana olahraga di lingkungannya, tetapi juga ikut memopulerkan olahraga padel yang kini menjadi tren gaya hidup aktif di kalangan masyarakat urban Indonesia.
(KS-5)


Komentar